SEMARANG, beritajateng.tv – RajaMICE, bekerja sama dengan Kadin Jawa Tengah menggelar ‘Borobudur International Tourism Expo 2024’ di Hotel Harris Sentraland Semarang.
Borobudur International Tourism Expo 2024 ini menjadi upaya mendongkrak sektor pariwisata di kancah Internasional.
Chief Community Officer Tepanas, Panca R. Sarungu mengatakan, event ini bertujuan untuk mengakselerasi pemulihan sektor ekonomi, khususnya di industri pariwisata, setelah dampak pandemi.
BACA JUGA: Pentas Budaya Lokal di Desa Ngaran Borobudur Magelang
Dengan kegiatan yang meliputi ‘business to business’ dan expo ‘business to customer’, acara ini fokus pada bidang MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition).
Tingkatkan Citra Wisata dan Potensi UMKM
“Menggandeng berbagai pihak, kami berupaya mendorong promosi dan penjualan destinasi wisata yang ada di seluruh Jawa Tengah,” paparnya, Senin 9 September 2024.
Acara ini, menurutnya, tidak hanya untuk membranding destinasi, tetapi juga untuk meningkatkan produk-produk UMKM. Juga memperkuat citra positif Jawa Tengah sebagai pusat budaya dan destinasi unggulan di Indonesia.
Dia menjelaskan bahwa acara ini untuk mendorong seluruh seller di Jateng agar lebih agresif dalam memasarkan potensi pariwisata yang dimiliki provinsi ini. Panca berharap interaksi antara buyer domestik dan internasional dapat meningkatkan pemahaman tentang produk yang ada di Jawa Tengah.
Jembatan Antara Pelaku Usaha dan Pembeli
Panca menegaskan bahwa Borobudur International Tourism Expo 2024 bertujuan untuk menjembatani para pelaku usaha di bidang pariwisata dengan pembeli baik dari luar negeri maupun domestik. Ia berharap dapat memberikan dampak positif terhadap potensi ekonomi pariwisata di Jawa Tengah.
“Para seller yang berpartisipasi dalam acara ini terdiri dari berbagai hotel dan pelaku bisnis wisata lainnya. Sementara buyers mencakup agen perjalanan, perusahaan, dan instansi pemerintah,” tambahnya.
Promosi Wisata Jateng Melalui Event Besar
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disporapar, Endro Wicaksa, menegaskan bahwa acara ini sangat penting untuk mempromosikan wisata di Jawa Tengah kepada masyarakat Indonesia. “Kami berharap kegiatan ini mampu menarik perhatian wisatawan untuk datang ke Jawa Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Benita Eka Arijani, Vice Chairman Tourism & Promotion Kadin Jateng, menambahkan bahwa pelaksanaan Borobudur International Tourism Expo 2024 melibatkan para pelaku UMKM yang akan memamerkan produk-produk unggulan serta asosiasi biro perjalanan wisata.
“Kadin Jateng sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya merangsang kebangkitan sektor pariwisata. Baik di Indonesia secara umum maupun di Jawa Tengah khususnya,” ungkap Benita.
Dengan adanya Borobudur International Tourism Expo 2024, lanjut Benita, harapannya sektor pariwisata Jawa Tengah dapat kembali bangkit dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah. (*)
Editor: Elly Amaliyah





