Jateng

Bukan Sambut Ramadan, Kirab Dugderan Semarang Digelar untuk Hal Ini

×

Bukan Sambut Ramadan, Kirab Dugderan Semarang Digelar untuk Hal Ini

Sebarkan artikel ini
Kirab Dugderan Semarang Sambut MTQ Nasional
Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti saat membuka Kirab Nostalgia Dugderan di Alun-Alun Kauman Masjid Agung Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Menurutnya, Dugderan bukan hanya berkaitan dengan penyambutan Ramadan bagi umat Islam, tetapi juga menjadi gambaran kehidupan masyarakat Semarang yang beragam.

BACA JUGA: Pawai Dugderan di Jalan Pemuda Kota Semarang, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya Mulai Jam 12 Siang

“Walaupun sebenarnya kirab Dugderan ini niatnya untuk membuka masa puasa bagi teman-teman yang muslim, tetapi semuanya ikut,” ucap dia.

Agustina menyebut tradisi Dugderan telah berlangsung lebih dari satu abad dan menjadi bagian dari identitas budaya Kota Semarang. Pelestarian tradisi tersebut sekaligus dapat mendukung sektor pariwisata.

“Ini menghidupkan tradisi menjadi salah satu strategi bagi Pemerintah Kota Semarang untuk menaikkan wisatawan,” katanya.

Dia mengatakan, masyarakat dapat kembali menyaksikan Dugderan dalam skala yang lebih besar ketika tradisi tersebut gelarannya saat menjelang Ramadan.

Seribu Peserta Ikut Nostalgia Dugderan

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari, mengatakan, 1.000 peserta mengikuti Kirab Nostalgia Dugderan.

Mereka berasal dari berbagai komunitas dengan latar belakang budaya yang beragam, mulai dari unsur Arab, Tionghoa, Jawa hingga komunitas lainnya.

“Peserta total ada kurang lebih 1.000, terdiri dari komunitas-komunitas yang ada di Kota Semarang,” kata Indriyasari.

Dia bilang, para peserta turut ambil bagian karena ingin kembali merasakan suasana kirab Dugderan sekaligus menampilkannya kepada para tamu dari luar daerah.

“Mereka kangen dengan kirab, mereka ingin menampilkan untuk tamu-tamu ini. Jadi, ini memang bukan kirab, tetapi mengenang kembali kirab yang kita adakan,” ujarnya.

Indriyasari berharap kegiatan tersebut menjadi sarana promosi budaya dan pariwisata Kota Semarang. Dengan begitu, masyarakat luar daerah dapat lebih mengenal Dugderan sebelum pelaksanaan kirab menjelang Ramadan tahun berikutnya. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Keterangan foto: Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti saat membuka Kirab Nostalgia Dugderan di Alun-Alun Kauman Masjid Agung Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Keterangan foto: Peserta Kirab Nostalgia Dugderan saat pawai di sekitar Alun-alun Kauman Masjid Agung Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)