Johanes menyebut, Klenteng Siu Hok Bio memang tak sebesar Klenteng Tay Kak Sie. Namun, keaslian klenteng yang beralamat di Jalan Wotgandul Timur Nomor 38, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Semarang Tengah ini tidak banyak berubah.
Namun demikian, ia mengaku tak ingat pasti tahun berdirinya Klenteng Siuk Hok Bio. Tapi dia memastikan klenteng tersebut sudah ada sekitar tahun 1700-an.
Di sisi lain, Johanes tak menampik jika Klenteng Tay Kak Sie memiliki nilainya tersendiri meski tak setua dua klenteng lainnya. Ia menyebut, dewa di Klenteng Tay Kak Sie menempati jumlah paling banyak se-kota Semarang.
“Klenteng Tay Kak Sie itu terbesar, tapi bukan lokasinya, melainkan terbesar jumlah dewa-dewanya. Kalau area paling luas tetap tetap Klenteng Sam Poo Kong,” imbuhnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





