Jateng

Sebelumnya Wonogiri Kini Jepara, Bupati Bagikan Ratusan Motor Dinas Baru Habiskan APBD Miliaran

×

Sebelumnya Wonogiri Kini Jepara, Bupati Bagikan Ratusan Motor Dinas Baru Habiskan APBD Miliaran

Sebarkan artikel ini
motor dinas baru
Setelah sebelumnya Bupati Wonogiri bagikan motor dinas baru kepada kepala desa, kini giliran Bupati Jepara melakukan hal serupa. Foto: Tangkapan layar TikTok @jeparatimes.

JEPARA, beritajateng.tv – Setelah sebelumnya ramai Bupati Wonogiri bagikan 294 motor dinas baru kepada para kepala desa dan lurah pada Senin (2/4/2023), kini giliran Bupati Jepara yang melakukan hal serupa.

Melansir dari laman resmi Provinsi Jawa Tengah, jatengprov.go.id, Bupati Jepara Edy Supriyanta menyerahkan 184 unit motor dinas baru kepada para kepala desa atau petinggi di wilayah Jepara, Senin (10/4/2023).

Pembagian motor dinas baru tersebut juga bertepatan dengan agenda Hari Jadi Kabupaten Jepara ke-474 yang berlangsung di halaman kantor OPD Bersama, Jepara.

Edy sendiri mengaku setiap desa di Jepara telah memiliki motor inventaris, namun kondisinya kurang layak pakai lantaran sudah lama.

Ia pun berharap motor baru tersebut dapat meningkatkan kinerja para kepala desa atau petinggi di Jepara. Harapan tersebut sama persis sebagaimana yang Bupati Wonogiri Joko Sutpo ungkapkan.

Joko memang mengutarakan harapan yang senada dengan pernyataan Bupati Jepara tadi, bahwa motor tersebut guna meningkatkan kerja dan kinerja seluruh kepala desa dan lurah di Kabupaten Wonogiri.

Namun, Bupati Wonogiri ini menggunakan alasan geografis wilayahnya untuk mendukung alasan pengadaan motor kedinasan anyar tersebut.

Ia beralasan motor dinas matic berukuran cukup besar yang ia bagikan itu sesuai dengan kondisi wilayah geografis Wonogiri yang berupa pegunungan dan perbukitan.

Bupati Jepara malah tak mempunyai alasan khusus terkait kondisi geografis atau apa pun selain alasan motor dinas yang lama sudah tidak layak.

Motor Dinas Baru yang Elit Lagi Mahal

Telah khalayak ketahui bahwa motor dinas yang kedua bupati itu bagikan ialah Yamaha NMax warna merah. Motor itu sendiri memiliki volume silinder sebesar 155 CC dan kapasitas bahan bakar sebanyak 7 liter.

NMax sendiri harga pasarannya sekitar 25 hingga 31 juta rupiah. Hal ini berarti dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang kedua bupati tersebut keluarkan mencapai angka miliaran.

APBD yang Bupati Jepara keluarkan untuk 184 unit moor tersebut yakni Rp5,7 miliar. Sedangkan Bupati Wonogiri menggelontorkan APBD dengan angka fantastis mencapai Rp9,4 miliar.

Besarnya anggaran APBD tersebut membuat warganet di kedua daerah itu bertanya-tanya. Bahkan mereka pun membandingkan kendaraan elit tersebut dengan kondisi jalan daerah mereka yang sebagian jauh dari kata elit.

“Yang dikeluhkan bertahun-tahun itu jalan rusak, pelayanan masyarakat belum optimal, masyarakat diminta bersabar,” tulis akun Twitter @ILoveJepara.

Ia pun menambahkan, “Andai dana untuk perbaikan jalan bisa secepat pengadaan motor dinas. Mungkin ruas jalan-jalan di Jepara banyak yang mulus.”

Di lain sisi, seorang warganet dari Wonogiri menulis twit yang bernada menyindir soal pengadaan motor baru untuk para kepala desa dari Bupati Wonogiri.

“Cair…. cair…. cair lebaran pada bawa NMax,” tulis akun Twitter @ms903cte.

Dua cuitan Twitter itu merupakan sedikit dari keresahan warganet di daerah tersebut. Mereka merasa heran bahwa APBD lebih cepat cair untuk motor dinas baru ketimbang untuk perbaikan infrastruktur daerah. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp