“Untuk Pak Iswar sebagai Sekda dan berpengalaman di Dinas Bina Marga serta DPU. Tentu beliau punya pengalaman birokrasi dan tata kota yang sudah matang juga dekat dengan berbagai kalangan baik pengusaha maupun ormas,” jelas Adib.
Menurutnya, berdasarkan perhitungan hasil survei Aksara Research and Conculting, terdapat lima kandidat potensial bakal calon Walikota Semarang 2024. Dan, Iswar Aminuddin menepati posisi kedua setelah nama Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Alamsyah Satyanegara (Yoyok) Sukawijaya
Selanjutnya, kata Adib, ada nama CEO PSIS Semarang yang juga Anggota DPR RI, Yoyok Sukawi.
Masyarakat Kota Semarang dikenal sangat loyal dengan klub sepak bola kebanggaannya yaitu PSIS Semarang.
Kondisi ini jelas membuat CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi sangat dekat dengan masyarakat terutama Snex dan Panser, dua kelompok utama suporter PSIS.
Yoyok sendiri, menurut Adib, sangat populer di kalangan milenial dan Gen Z sebagai basis penggemar sepak bola Semarang.
Apalagi pribadi Yoyok yang humbel dan sering ngopi bareng bersama suporter membuat ia terkenal sangat merakyat. Terlebih, Yoyok adalah anak dari mantan Walikota Semarang 2000-2010, Sukawi Sutarip. Ini membuat Yoyok memiliki modal politik yang cukup besar.
“Yoyok sukawi tokoh muda yang sudah sangat populer. Karena beliau adalah anak Sukawi mantan Walikota Semarang tahun 2000-2010 tentu sudah berpengalaman. Pengaruhnya di anak muda juga besar sebagai CEO PSIS yang memiliki basis suporter sangat loyal,” tuturnya.
Meski berhembus kabar bahwa dalam Pileg DPR RI, nama Yoyok Sukawi tidak melaju ke Senayan. Hal ini justru menguatkan pandangan bahwa Yoyok Sukawi bisa saja maju di Pilwakot Semarang.
Ade Bhakti Ariawan
Munculnya nama Ade Bhakti tidak membuat Adib terkejut. Pasalnya, birokrat muda yang pernah menjadi Camat Gajahmungkur ini memang sangat populer di kalangan milenial fan Gen Z sebagai influencer.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang ini juga cukup dekat dengan mantan Walikota Semarang Hendrar Prihadi (2011-2022).




