HeadlinePolitik

Bursa Pilwakot 2024, Ini Kandidat Potensial Bakal Calon Walikota Semarang Menurut Pengamat

×

Bursa Pilwakot 2024, Ini Kandidat Potensial Bakal Calon Walikota Semarang Menurut Pengamat

Sebarkan artikel ini
Bursa Pilwakot 2024, Ini Kandidat Potensial Bakal Calon Walikota Semarang Menurut Pengamat
Kandidat bakal calon Walikota Semarang di Bursa Pilwakot 2024. (Doc. Beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Dr. M Kholidul Adib menyebut ada beberapa kandidat potensial yang bakal maju dalam bursa Pemilihan Walikota (Pilwakot) Semarang 2024.

Meski Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat ini berniat untuk pensiun daan mundur dari kontestasi politik di Pilwakot 2024 mendatang.

Namun, bukan berarti Mbak Ita, sapaannya menolak tawaran dari Ketua Umum PDI Perjuangan, jika memintanya tetap maju dalam bursa Pilwakot Semarang 2024.

Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita)

Sehingga, nama Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) masih menjadi kandidat bakal calon Walikota Semarang.

Adib menjelaskan sebagai walikota yang sedang menjabat saat ini, tentu kinerja dan pengaruhnya samgat terasa.

Belum lagi pengalaman kerja Mbak Ita baik di bidang keuangan atau di bidang sosial sudah lama dilakukan bersama sang suami yang saat ini masih menjadi anggota DPRD Jateng, Alwin Basri.

Sebelumnya pun Mbak Ita sudah dua periode mendampingi Hendrar Prihadi sebagai Wakil Walikota. Tentu semua pengalamannya tersebut membuatnya cukup dipercaya masyarakat.

“Mbak Ita sebagai Walikota Semarang selama ini dikenal kinerjanya juga cukup baik dan dikenal oleh masyarakat. Dia punya peluang untuk kembali maju sebagai calon walikota Semarang,” ujar Adib, Minggu 3 Maret 2024.

Iswar Aminuddin

Selain nama Mbak Ita, ada pula nama Iswar Aminuddin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang yang masuk dalam Bursa Pilwakot 2024.

Sosok sekretaris daerah yang mulai dari bawah memang memiliki potensi besar mengambil hati masyarakat asal kinerjanya baik. Hal inilah yang menurut Adib membuat nama Iswar Aminuddin masuk dalam radar.

Apalagi Iswar dikenal masyarakat sebagai sosok birokrat yang kerap turun ke lapangan untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Seperti banjir, perbaikan jalan, perbaikan saluran air, dan kegiatan sosial bersama Ormas, OKP, atau pengusaha.

Sosok Iswar dianggap Adib sebagai orang yang paham dengan kondisi geografis Kota Semarang. Sehingga masyarakat percaya di tangan Iswar percepatan pembangunan infrastruktur Kota bisa terealisasi.

“Untuk Pak Iswar sebagai Sekda dan berpengalaman di Dinas Bina Marga serta DPU. Tentu beliau punya pengalaman birokrasi dan tata kota yang sudah matang juga dekat dengan berbagai kalangan baik pengusaha maupun ormas,” jelas Adib.

Menurutnya, berdasarkan perhitungan hasil survei Aksara Research and Conculting, terdapat lima kandidat potensial bakal calon Walikota Semarang 2024. Dan, Iswar Aminuddin menepati posisi kedua setelah nama Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Alamsyah Satyanegara (Yoyok) Sukawijaya

Selanjutnya, kata Adib, ada nama CEO PSIS Semarang yang juga Anggota DPR RI, Yoyok Sukawi.

Masyarakat Kota Semarang dikenal sangat loyal dengan klub sepak bola kebanggaannya yaitu PSIS Semarang.

Kondisi ini jelas membuat CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi sangat dekat dengan masyarakat terutama Snex dan Panser, dua kelompok utama suporter PSIS.

Yoyok sendiri, menurut Adib, sangat populer di kalangan milenial dan Gen Z sebagai basis penggemar sepak bola Semarang.

Apalagi pribadi Yoyok yang humbel dan sering ngopi bareng bersama suporter membuat ia terkenal sangat merakyat. Terlebih, Yoyok adalah anak dari mantan Walikota Semarang 2000-2010, Sukawi Sutarip. Ini membuat Yoyok memiliki modal politik yang cukup besar.

“Yoyok sukawi tokoh muda yang sudah sangat populer. Karena beliau adalah anak Sukawi mantan Walikota Semarang tahun 2000-2010 tentu sudah berpengalaman. Pengaruhnya di anak muda juga besar sebagai CEO PSIS yang memiliki basis suporter sangat loyal,” tuturnya.

Meski berhembus kabar bahwa dalam Pileg DPR RI, nama Yoyok Sukawi tidak melaju ke Senayan. Hal ini justru menguatkan pandangan bahwa Yoyok Sukawi bisa saja maju di Pilwakot Semarang.

Ade Bhakti Ariawan

Munculnya nama Ade Bhakti tidak membuat Adib terkejut. Pasalnya, birokrat muda yang pernah menjadi Camat Gajahmungkur ini memang sangat populer di kalangan milenial fan Gen Z sebagai influencer.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang ini juga cukup dekat dengan mantan Walikota Semarang Hendrar Prihadi (2011-2022).

Kepopuleran Ade Bhakti, menurut Adib, tak lepas dari ribuan followers media sosialnya. “Adhe Bhakti anak muda potensial yang pernah berada di sekitar mas Hendi saat jadi walikota,” katanya.

“Ade juga pernah jadi camat gajahmungkur dan sekarang sekretaris Dinas Damkar. Masyatakat berharap Ade bisa menjadi cerminan generasi millenial yang tahun ini jumlahnya sangat besar di Semarang,” jelas Adib.

Tia Hendi (Krisseptiana Hendrar Prihadi)

Krisseptiana Hendrar Prihadi atau Mbak Tia sapaannya. Memiliki popularitas yang menanjak karena kerap membantu dan mendampingi suaminya, Hendrar Prihadi saat menjadi Walikota Semarang.

Tia juga cukup lama menjadi Ketua TP PKK Kota Semarang yang membuatnya sangat dekat dengan wanita dan ibu-ibu.

Sebagai Ketua TP PKK pula, ia dianggap sukses menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Seperti kekerasan terhadap perempuan, pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, dan bantuan sosial untuk masyarakat miskin.

Adib mengatakan, perolehan suarannya di Pileg DPRD Provinsi Jawa Tengah cukup tinggi. Bahkan unggul di nomor pertama suara terbanyak di Dapilnya.

“Untuk mbak Tia istrinya Mas Hendi, pengalamannya mendampingi Mas Hendi selama jadi walikota sebagai ketua PKK Kota Semarang. Tentu membuatnya mudah masuk di jaringan ibu-ibu,” tutupnya.

Apalagi, namanya semakin masyarakat  Semarang kenal setelah Pileg DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Tahapan Pilwakot Semarang sendiri baru akan mulai pada bulan Agustus 2024 dan puncak pemilihan akan berlangsung pada 27 November 2024.

Terkait nama kandidat lain Walikota Semarang. Adib mengaku, bisa saja muncul nama baru yang mulai tertarik maju di kontestasi politik Pilwakot Semarang.

Sebut saja, Dewi Susilo Budiharjo (Pengusaha Muda dan Istri owner Nasmoco), ada pula Kadarlusman Ketua DPRD Kota Semarang, Ketua KONI Kota Semarang Arnas Andrarasmara, Lina Aliana dari PKB dan Claudyna C Ningrum seorang pengusaha wanita yang siap maju di Pilwakot Semarang. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp