Kendati demikian, Afif mengakui bahwa para pilot harus bekerja ekstra keras pada hari pertama. Cuaca yang mendung serta minimnya arus udara panas sejak Minggu pagi hingga siang membuat parasut cukup sulit terangkat, terutama untuk nomor XC.
Ia berharap kondisi cuaca pada hari-hari berikutnya akan jauh lebih bersahabat. “Sehingga kami bisa memaksimalkan seluruh kemampuan untuk meraih hasil yang paling optimal,” tandas Afif.
Adapun rangkaian pertandingan cabor paralayang Porprov XVII Jateng 2026 di Gunung Gajah Telomoyo ini masih akan berlangsung hingga 29 Oktober 2026 mendatang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





