“Karena sapuan kuas adalah elemen yang paling penting yang ada dalam tradisi seni lukis,” ucap Heru.
Selain itu, Heru menyoroti pencarian bentuk oleh ketiganya. Menurutnya, 3 orang tersebut sama-sama mendeformasi bentuk. Misal pada lukisan mahkluk hidup.
“Makanya misal kita mengenali makhluk di lukisan mereka itu adalah khalayak dengan anatomi yang aneh dan bentuk jadi-jadian. Nah, itu yang membuat mereka cocok pameran bersama. Meski begitu, kita dapat tetap menikmatinya secara artistik walaupun kadang terkandung kecemasan dan ancaman tapi selalu ada harapan,” pungkasnya.(*)
Editor: Farah Nazila





