SEMARANG, beritajateng.tv – Mulai tahun 2023, Soegijapranata Catholic University (SCU) resmi membuka program International Undergraduate Program (IUP) atau kelas internasional untuk lima program studi.
Kelima program studi kelas internasional SCU tersebut antara lain Global Architecture, International Accounting, AI and Big Data, Visual Interactive Design, dan Food Technology and Innovation.
Angkatan ini merupakan kelas interasional pertama yang ada di SCU dan telah melaksanakan kuliah perdananya sejak minggu lalu. Sebelumnya, mahasiswa baru IUP juga telah mengikuti Pembekalan Terpadu Mahasiswa Baru (PTMB) 2023 pada awal bulan.
Sementara itu, untuk mendukung mahasiswa baru, IUP SCU telah menyiapkan program mentoring. Program ini akan melibatkan 5 mahasiswa dan 1 alumni SCU yang akan memberikan bimbingan kepada seluruh mahasiswa baru IUP SCU dalam sesi mentoring yang berlangsung setiap satu hingga dua bulan sekali.
BACA JUGA: Tak Izinkan Agenda Politik di Lingkungan Kampus, Ini Alasan Rektor Tolak SCU Jadi Tempat Kampanye
“Sebagai bentuk penguatan dan refreshment, mempersiapkan mulai dari tips and tricks, bagaimana cara lolos dalam interview beasiswa ke luar negeri, atau menyusun motivation letter,” ujar Kristina Yuliani, Sekretaris IUP SCU beberapa waktu yang lalu.
Melalui program mentoring ini, lanjut Kristina, para mahasiswa baru IUP SCU akan mendapatkan panduan dan dukungan yang mereka butuhkan untuk mencapai tujuan akademik maupun nonakademik.
Dengan persiapan yang matang dan bimbingan yang tepat, Kristina berharap mahasiswa baru dapat menghadapi tantangan pendidikan tinggi dan meraih kesuksesan di masa depan.
Manfaatkan peluang pendidikan di luar negeri lewat kelas internasional SCU
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Bisnis SCU, Dr. R. Probo Y. Nugrahedi menilai bergabungnya mahasiswa baru dalam kelas internasional SCU merupakan langkah awal yang diambil guna mewujudkan cita-cita dan mimpi mereka.
“Makanya kita harus mempersiapkan, setting goals. Karena kalau kita tidak mem-plan itu, sama saja kita merencanakan kegagalan. Kalau kita merencanakan, setidaknya kita sudah mencapai 50% menuju sukses,” tegasnya.
Mahasiswa SCU IISMA Awardee 2023, Azzahra Chairunnisa Putri Astari berpendapat bahwa penting untuk memanfaatkan peluang pendidikan di luar negeri.
Alasan untuk pergi ke luar negeri, kata Azzahra, bisa bervariasi, baik itu untuk tujuan akademik maupun nonakademik. Namun, baginya, yang terpenting adalah tetap memanfaatkan kesempatan tersebut.
BACA JUGA: Kenalkan Desain Arsitektur Ramah Lingkungan, Mahasiswa Arsitektur SCU Ramaikan Pameran Gilo-Gilo
“Tidak peduli apa pun alasannya, mau kalian sebenernya mau jalan-jalan, atau sampe nyari pacar. Kesempatan itu harus tetap diambil,” tegasnya.
Senada dengan Azzahra, Evelyna Nissi Adjikusuma, salah satu alumni SCU IISMA Awardee 2022 mengatakan bahwa studi di luar negeri bukan hanya tentang peningkatan akademik, akan tetapi juga tentang mengeksplorasi dunia baru.
“Bisa punya pengalaman baru, menemukan sesuatu yang baru juga,” tambah Evelyna. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





