Ekbis

Cuan! Warga Desa Bicak Blora Untung Gede dalam Sekali Panen Alpukat: Satu Pohon Bisa Rp2-4 Juta

×

Cuan! Warga Desa Bicak Blora Untung Gede dalam Sekali Panen Alpukat: Satu Pohon Bisa Rp2-4 Juta

Sebarkan artikel ini
Alpukat Blora
Hasil panen alpukat warga Desa Bicak di Kabupaten Blora, Kamis, 6 Maret 2025. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Warga Desa Bicak, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, memperoleh cuan hingga jutaan rupiah dalam sekali panen buah alpukat.

Kepala Desa Bicak, Winto, mengatakan bahwa semenjak warganya membudidayakan alpukat jenis aligator, kendil, dan mentega, mereka bisa menghasilkan cuan sendiri.

Kini, Desa Bicak pun masyhur sebagai sentra penghasil alpukat dengan berbagai jenis unggulan.

BACA JUGA: Daftar 5 Buah yang Sehat untuk Jadi Menu Sahur, Cocok Buat Ramadhan!

“Alhamdulillah, sekarang warga kami sudah bisa merasakan manfaatnya. Bahkan, terkadang satu pohon bisa menghasilkan pendapatan antara dua hingga empat juta rupiah,” ujar Winto, Kamis, 6 Maret 2025.

Winto menambahkan, hal itu sesuai dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto mengenai peningkatan ketahanan pangan yang bersumber dari dana desa.

Menurut Winto, program ini telah berjalan sekitar tiga tahun yang lalu, dan sekarang warga mulai merasakan hasilnya.

Panen serentak alpukat dari Desa Bicak, Blora, bisa lebih dari satu truk

Jenis alpukat aligator dan kendil, kata Winto, menjadi daya tarik utama lantaran ukuran buahnya yang besar, dengan berat mencapai satu kilogram perbuah.

Keunggulan lain dari alpukat tersebut ialah tidak mengenal musim; atau, dalam istilah Jawa yakni “lumintu“, artinya panen bisa berkelanjutan sepanjang tahun.

“Kalau panen serentak di Desa Bicak bisa terkumpul lebih dari satu truk alpukat. Kalau saat ini harga alpukat Rp10 ribu sampai Rp20 ribu perkilo,” jelas Winto.

Winto berharap, dengan hasil yang menjanjikan ini, masyarakat Desa Bicak semakin termotivasi untuk terus mengembangkan budi daya alpukat sebagai sumber ekonomi yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Hendi Cicipi Alpukat Varian Baru Black Mamba

“Ke depannya nanti tidak hanya meningkatkan kesejahteraan warga tetapi juga menjadikan Desa Bicak sebagai pusat produksi alpukat yang terkenal lebih luas di tingkat regional maupun nasional,” katanya.

Sementara itu, Diki, salah satu warga Desa Bicak, mengungkapkan rasa senangnya atas hasil dari budi daya alpukat yang didukung oleh pemerintah desa.

“Saya sangat bersyukur dan senang karena bantuan dari desa untuk budi daya alpukat ini sudah mulai membuahkan hasil. Sekarang, dari satu pohon saja bisa menghasilkan jutaan rupiah. Ini sangat membantu perekonomian keluarga kami,” ujar Diki.

Diki berharap program ini terus berlanjut dan semakin berkembang, sehingga warga Desa Bicak, Blora, bisa semakin sejahtera dengan hasil panen alpukat yang melimpah. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp