Nasional

Dampak Global Konflik Israel-AS vs Iran, Muhammadiyah Minta Umat Islam Perkuat Solidaritas

×

Dampak Global Konflik Israel-AS vs Iran, Muhammadiyah Minta Umat Islam Perkuat Solidaritas

Sebarkan artikel ini
muhammadiyah
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, yang juga Guru Besar Hukum Islam FH Unissula usai melaksanakan Salat Id di halaman RS Roemani. Jumat, 20 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran kembali memicu kekhawatiran global. Di tengah situasi yang kian memanas, seruan solidaritas terhadap Palestina terus menguat, termasuk dari kalangan akademisi dan tokoh agama di Indonesia.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Rozihan, menilai umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, selama ini telah menunjukkan kontribusi nyata bagi rakyat Palestina, baik dalam bentuk bantuan kemanusiaan maupun dukungan moral.

“Warga Muhammadiyah dan umat Islam pada umumnya sudah memberikan kontribusi besar untuk Palestina. Minimal itu doa, sebagai bentuk agar kita tidak patah semangat,” ujarnya saat beritajateng.tv temui di kawasan RS Roemani pada Jumat, 20 Maret 2026.

BACA JUGA: Salat Id di Ruang Publik, Muhammadiyah Tunjukkan Ibadah dan Pelayanan Bisa Berjalan Bersamaan

Namun demikian, Rozihan menegaskan bahwa doa saja tidak cukup untuk menghadapi realitas konflik bersenjata yang terjadi di lapangan.

“Kalau hanya doa saja tidak mungkin berhasil. Bagaimana rudal dilawan dengan doa? Rudal itu dilawan dengan rudal, itu sunatullah,” tegasnya.

Guru Besar Bidang Hukum Islam Fakultas Hukum Unversitas Sultan Agung (Unissula) itu menjelaskan, bentuk kepedulian konkret tetap di perlukan. Salah satunya melalui penyaluran bantuan kemanusiaan yang bisa langsung masyarakat Palestina rasakan, terutama di Gaza.

Menurutnya, lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lazismu telah berperan besar dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan dari masyarakat Indonesia.

“Baznas sebagai lembaga negara dan Lazismu sebagai lembaga masyarakat sudah memberikan bantuan cukup besar ke Gaza. Ini bentuk solidaritas kemanusiaan,” kata Rozihan.

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, Rozihan juga mengingatkan umat Islam agar tetap fokus pada nilai-nilai dasar dan tidak mudah terpengaruh dinamika konflik internasional yang kompleks.

“Situasi global memang tidak menentu, tapi umat Islam harus tetap berikhtiar di jalan yang lurus agar selamat dan damai. Jangan sampai terjebak arus global tanpa filter,” pesannya.

BACA JUGA: Beda Rakaat Bukan Penghalang, Muhammadiyah dan NU Tarawih Bareng di Masjid Sekayu Semarang

Konflik yang melibatkan kekuatan besar dunia ini tidak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga memicu reaksi solidaritas dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Menurut Rozihan, bantuan kemanusiaan, doa, serta sikap bijak dalam menyikapi informasi menjadi kunci dalam merespons krisis yang terus berkembang. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp