Jateng

Dekatkan Anak Muda dengan Pertanian, Dispertan Kota Semarang Hadirkan Urban Farming Corner

×

Dekatkan Anak Muda dengan Pertanian, Dispertan Kota Semarang Hadirkan Urban Farming Corner

Sebarkan artikel ini
Urban Farming Corner
Pegawai Dinas Pertanian Kota Semarang saat melayani konsultasi pengunjung di Urban Farming Corner yang hadir di Tandur Space, Selasa, 17 Oktober 2023. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pertanian Kota Semarang terus melakukan terobosan untuk mendekatkan anak muda dengan pertanian. Salah satu upaya tersebut adalah dengan membuka Urban Farming Corner.

Uniknya, Urban Farming Corner kemudian dihadirkan dengan kafe kekinian yang bertempat di Jalan Menteri Supeno Muggassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, bernama Tandur Space.

Kepala UPTD Dinas Pertanian Kota Semarang, Juli Kurniawan menyatakan, kerja sama antara pihaknya dengan sebuah kafe merupakan inovasi baru yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021. Kerja sama ini bertujuan untuk menarik minat anak muda agar mau terjun memelajari pertanian.

BACA JUGA: Cocok untuk Ngadem, Tandur Space Hadirkan Tempat Nongkrong Sejuk Bersama Tanaman Hijau

“Awalnya sini itu kan lahan yang mangkrak kemudian dari Dinas Pertanian berupaya mengaktifkan lagi lahannya untuk kegiatan konsultasi dan pelatihan. Selain itu, dari segi infrastruktur juga ada perbaikan, kami menggandeng investor yaitu Tandur Space untuk mengelola kafe,” jelasnya kepada beritajateng.tv, Selasa, 17 Oktober 2023.

Urban Farming Corner sendiri terletak di pojok ruangan indoor Tandur Space. Ruang tersebut memang berfungsi untuk menerima konsultasi gratis dari pengunjung kafe yang kebetulan tertarik terhadap pertanian.

“Utamanya memang narik minat teman-teman milenial, ingin memberikan kesan kalau konsultasi itu tidak harus ke kantor yang kaku, tapi nongkrong ke kafe juga bisa ada pembahasan soal pertanian,” imbuhnya.

One stop service Urban Farming Corner targetkan anak muda agar lirik pertanian

Seiring berjalannya waktu, Urban Farming Corner tidak hanya menyediakan layanan konsultasi saja. Juli menyebut, farming corner tersebut telah menjadi ‘one stop service’. Layanan itu terdiri dari berbagai program seperti konsultasi, home care, pelatihan, hingga pemasaran produk pertanian.

“Jadi kalau ada yang mau menitipkan produk-produk pertanian juga bisa. Selain itu tiap tiga minggu sekali ada Pasar Sehat, yaitu hasil pertanian dari petani-petani Kota Semarang kami pasarkan minggu pagi waktu car free day,” terangnya.

BACA JUGA: Inovasi Urban Farming Pemkot Semarang, Bangun Rumah Gizi hingga Sekolah Berkebun