SEMARANG, beritajateng.tv – Kebakaran melanda kawasan Pasar Modern (Pasmod) BSB di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu, 26 Juli 2026, sekira pukul 11.00 WIB. Api menghanguskan sejumlah lapak dan ruko saat aktivitas jual beli sedang berlangsung.
Peristiwa tersebut sempat membuat panik pedagang dan pengunjung. Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, kobaran api terlihat membesar dan melalap beberapa bangunan di area pasar. Kepulan asap hitam juga membumbung tinggi sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran beserta sekitar 30 personel untuk mengendalikan api.
“Kami menerjunkan enam unit mobil pemadam dengan sekitar 30 personel. Alhamdulillah api berhasil kami padamkan,” ujar Ade.
Berdasarkan hasil penanganan awal, dugaan api berasal dari sebuah warung soto di dalam kawasan Pasmod BSB.
Dugaan sementara, kebakaran lantaran kebocoran gas yang tidak segera dapat ditangani hingga api membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
BACA JUGA: Gerebek Durian di Pasar Modern BSB City, Surga bagi Pencinta Durian di Semarang
“Dugaan api berasal dari warung soto. Kemungkinan ada kebocoran gas yang tidak sempat mereka padamkan sehingga api menyambar partisi dan barang-barang di sekitarnya,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah lapak yang berisi barang dagangan ludes terbakar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Ade juga mengapresiasi kesiapan sistem proteksi kebakaran di Pasmod BSB. Menurutnya, hidran yang tersedia berfungsi dengan baik sehingga membantu mempercepat proses pemadaman.
“Alat proteksi kebakaran, terutama hidran di Pasmod, berfungsi dengan baik. Begitu petugas tiba di lokasi, kami langsung diarahkan menuju hidran sehingga proses pemadaman berjalan lebih cepat. Syukur alhamdulillah api sudah berhasil petugas padamkan,” pungkasnya.
Saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan dan pendataan terhadap jumlah lapak yang terdampak serta menghitung kerugian akibat kebakaran tersebut. Polisi bersama tim terkait juga akan menyelidiki penyebab pasti kebakaran. (*)





