Pada tahun sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menyebut bahwa kasus DB yang terjadi di Semarang mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir. Bahkan, kasus DB ini naik hingga tiga kali lipat pada tahun 2022. Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang menyebut terdapat 857 kasus demam berdarah. 30 puluh orang ԁiantaranya meninggal dunia.
Kasus kematian tertinggi berada di Kecamatan Semarang Barat dengan 5 kasus, Ngaliyan sebanyak 5 kasus, Tugu Lima sebanyak 5 kasus, dan Gunung Pati sebanyak 4 kasus. Sementara itu, kasus tertinggi demam berdarah berada di Kecamatan Banyumanik sebanyak 712 kasus, Semarang Barat ada 650 kasus, dan Tembalang ada 624 kasus. (*).
Editor: Andi Naga Wulan





