“Kami tetap barengin logika dan medis. Tapi saat lihat paku keluar dari kepala, lalu jarum dari hidung, di situ saya mulai percaya mungkin ini yang namanya santet,” ucap Erik. (*)
“Kami tetap barengin logika dan medis. Tapi saat lihat paku keluar dari kepala, lalu jarum dari hidung, di situ saya mulai percaya mungkin ini yang namanya santet,” ucap Erik. (*)