SEMARANG, beritajateng.tv – Ratusan suporter PSIS Semarang memadati Mapolrestabes Semarang memberikan dukungan pada Plt Ketua Panser Biru, Kepareng alias Wareng pada Kamis pagi, 31 Oktober 2024.
Mereka hadir untuk memberikan dukungan kepada Plt Ketua Panser Biru, Kepareng, atau Wareng yang mendapat panggilan untuk pemeriksaan kepolisian.
Sorak-sorai dan yel-yel semangat suporter PSIS Semarang terdengar menggema di area Mapolrestabes, menandakan solidaritas para suporter yang mendampingi Wareng dalam menghadapi situasi hukum ini.
BACA JUGA: 15 Advokat Siap Dampingi Kepareng Wareng Penuhi Panggilan ke Polrestabes Semarang
Selain memberikan dukungan kepada Wareng, para suporter juga menyampaikan sindiran terhadap Alamsyah Satyanegara (AS) Sukawijaya, alias Yoyok Sukawi.
Yoyok merupakan CEO PSIS yang melaporkan Kepareng Wareng atas dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian.
Di hadapan awak media, Wareng menyatakan siap memenuhi panggilan dari Polrestabes Semarang atas laporan yang di ajukan oleh Yoyok.
“Saya memenuhi panggilan Polrestabes Semarang berdasarkan laporan dari Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau Yoyok Sukawi. Terkait dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik,” ungkap Wareng.
Gara-gara kritisi managemen PSIS
Kuasa hukum Wareng, AKBP (Purn) Didik Sugeng SH, MH, menegaskan bahwa kehadiran Wareng di Mapolrestabes merupakan bentuk ketaatan warga negara terhadap hukum.
“Jadi Mas Wareng sebagai warga negara yang baik siap memenuhi panggilan dari Polrestabes Semarang,” jelas Didik.
Saat di wawancarai mengenai materi laporan terhadap Wareng, Didik menjelaskan bahwa saat ini mereka belum mengetahui detail dari aduan yang di ajukan.
“Materi aduan dari pelapor adalah dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian. Namun, berkasnya masih di tangani oleh penyidik,” katanya.
Didik menambahkan bahwa Wareng sudah siap untuk menjalani proses pemeriksaan. “Mas Wareng sudah siap untuk di periksa. Itu saja dulu,” tutup Didik.
Dengan hadirnya dukungan ratusan suporter, momen ini menunjukkan betapa solidnya komunitas suporter PSIS Semarang dalam memberikan dukungan kepada anggota mereka di saat-saat sulit. Hal ini juga menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses penegakan hukum.(*)





