Pemerintah kota menggunakan jaringan lembaga mitra yang sama untuk memastikan hasil pemetaan dapat berjalan secara optimal oleh sekolah.
Sebagai kota yang mengembangkan layanan pendidikan inklusif. Semarang memiliki sejumlah sekolah dan pusat layanan pendidikan inklusi yang tersebar di berbagai wilayah. Mulai dari pusat kota hingga kawasan pinggiran.
Keberadaan pusat layanan ini harapannya memperluas akses pendidikan ramah anak dan disabilitas.
Melalui sosialisasi ini, Dinas Pendidikan Kota Semarang berharap orang tua, sekolah, dan pemangku kepentingan memiliki persepsi yang sama tentang pentingnya pendidikan inklusif.
Dengan sistem Pra SPMB yang transparan dan berbasis asesmen, setiap anak harapannya mendapatkan kesempatan belajar yang setara dan bermartabat sesuai kebutuhan mereka. (*)
Editor: Elly Amaliyah





