Jateng

Disnak Keswan Gelar Uji Kompetensi Juru Sembelih, Upaya Gencarkan RPH Halal di Jateng

×

Disnak Keswan Gelar Uji Kompetensi Juru Sembelih, Upaya Gencarkan RPH Halal di Jateng

Sebarkan artikel ini
Disnak Keswan Jateng
Para peserta mengikuti sertifikasi kompetensi juru sembelih halal (Juleha) di kantor Disnak Keswan Jateng, Semarang, Selasa 8 Agustus 2023. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Jateng mendukung pengembangan Rumah Potong Hewan (RPH) tersertifikasi halal. Upaya tersebut dengan menggelar sertifikasi kompetensi juru sembelih halal (Juleha).

Sertifikasi Juleha tersebut juga menggandeng Kementerian Pertanian sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian.

Sub Koordinator Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnak Keswan Jateng, Diana Dwi Ariantie menyebutkan beberapa narasumber yang kompeten hadir untuk memberikan pendidikan kepada seluruh peserta. Ia menyebut narasumber yang hadir mampu memberikan ilmu baru kepada Juleha.

BACA JUGA: Taj Yasin Dorong Kabupaten/Kota Miliki RPH Halal

“Jadi rangkaian pertama ini narasumber sebagai refresher istilahnya. Untuk mengingatkan petugas RPH itu apa saja yang harus mereka lakukan. Kemudian nanti ada namanya assesment. Akan ada uji teknik cara penyembelihan pada RPH Kota Semarang, RPH Bhumi Pandanaran,” ucapnya usai acara di Kantor Disnak Keswan Jateng, Semarang, Selasa 8 Agustus 2023.

Menurut keterangannya, uji kompetensi ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan bimbingan teknis (bimtek) yang turut menjadi rangkaian acara. Ia juga menjelaskan perbedaan praktik pada bimtek dan sertifikasi tersebut.

“Kalau bimtek kan hanya teori saja. Harus ada teori dan ada praktik. Kalau praktik kan ada yang ahli, ‘begini loh caranya’, tapi kalau ini nanti mereka yang mencoba sendiri,” sambungnya.

Juleha jangan buru-buru saat lakukan penyembelihan

Dengan mengundang sebanyak 40 peserta dari 30 kabupaten/kota se-Jateng, ia berharap sertifikasi Juleha ini dapat terus terselenggara. Pasalnya, adanya sertifikasi ini dapat mendukung pengembangan sertifikasi halal RPH se-Jateng.

Sekretaris Umum MUI Jateng, Muhyiddin yang juga hadir dalam acara tersebut membeberkan hal-hal penting yang kerap kali terabaikan oleh juru sembelih. Menurutnya, sertifikasi ini sangat penting untuk menjamin daging halal beredar di masyarakat.

BACA JUGA: Target Selesaikan Sertifikasi Halal RPH dengan Kerjasama Perwakilan BI Jateng

“Ini penyembelih lakukan untuk menjamin masyarakat itu memakan daging halal. Itu yang penting. Jangan sampai masyarakat enak makanannya jebul e ora (ternyata tidak) halal. Wah itu rugi,” ucap Muhyiddin.

Muhyiddin menyebutkan beberapa hal yang mesti menjadi perhatian juru sembelih. Yang utama, mereka harus memutuskan tiga bagian. Adapun bagian itu mencakup kerongkongan, saluran nafas, dan dua nadi.

“Kedua, jangan sampai hewan yang mereka sembelih belum mati betul sudah mereka kuliti. Kan biasanya kesusu. Terutama ayam, langsung masuk air panas. Yang rawan lagi mungkin saking terburu-burunya tidak mengucap Bismillah,” pungkasnya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp