Viral

Ditangkap Polisi, Begini Alasan Pria di Serang Nekat Sebarkan Konten Penistaan Agama

×

Ditangkap Polisi, Begini Alasan Pria di Serang Nekat Sebarkan Konten Penistaan Agama

Sebarkan artikel ini
ilustrasi admin sosmed
Ilustrasi admin Telegram. (Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polisi berhasil mengamankan pria berinisial DS yang berasal dari Kota Serang, Banten. Hal ini tak lain karena DS diduga sebagai admin grup Telegram yang berisi penistaan terhadap agama Islam.

Begini penyebab DS nekat melakukan penyebaran konten penistaan agama.

Sebelumnya, beberapa video dari grup Telegram tersebut tersebar di sosial media dan viral.

Dalam salah satu video yang beredar, tampak sebuah Al-Quran yang dibuang di kloset dan ada pula yang menginjak-injaknya.

Mengetahui hal tersebut, aparat kepolisian pun bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial DS yang menjadi admin grup Telegram tersebut.

Adapun penangkapan berlokasi di sebuah rumah kontrakan di Lingkungan Rau, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang pada Jumat 22 Maret 2024 sekitar pukul 01.00 WIB.

BACA JUGA: Heboh Video Lelaki di Sumatera Utara Ngaku Sebagai Nabi, Sebut Mau Bubarkan Agama Islam

Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Sofwan Hermanto mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku DS dan 2 orang saksi atas kasus yang tengah viral tersebut.

“Iya saat ini kita masih lakukan pendalaman, kita periksa 2 orang saksi dan kita lakukan interogasi juga terhadap pelaku DS,” kata Sofwan.

Klarifikasi admin grup Telegram

Saat pertama kali digrebek, DS sempat membuat klarifikasi menyebar konten penistaan agama tersebut.

Adapun video klarifikasi tersebut merupakan unggahan dari akun X @kegblgnunfaedh pada Sabtu, 23 Maret 2024.

“Sebelumnya saya minta maaf buat umat agama Muslim terutama, buat yang Kristen juga saya minta maaf atas kronologi masalah yang sudah beredar luas,” ucapnya.

DS juga mengungkap alasan membuat konten video yang menghina agama Islam dengan melecehkan kitab suci.

“Jadi itu kayak orang menyuruh saya, kayak membantu untuk menyebarkan nomor doang,” jelasnya.

“Ibarat temen minta tolong saya bantu, ternyata saya hanya jadi kambing hitam doang sama dia,” imbuhnya.

Dari informasi yang beredar, sosok DS sendiri ternyata memeluk agama Islam tetapi malah melakukan penistaan.

BACA JUGA: Bintangi Film Horor ‘Kiblat’, Ria Ricis Mengaku Sempat Tak Fokus Karena Masalah Ini

Lebih lanjut, pemuda Serang ini menyebut bahwa orang yang memintanya melakukan hal tersebut lantaran sakit hati dengan orang Islam.

Sebagai informasi, grup Telegram yang viral tersebut bernama ‘Islam Sesat’. Adapun grup yang berisi konten penistaan agama itu sudah mengantongi lebih dari 1.000 anggota. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp