WONOSOBO, beritajateng.tv – Calon Gubernur Jawa Tengah, Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Mas Hendi melakukan safari bertemu alim ulama dan tokoh agama di Pondok Pesantren (Ponpes) Karantina Tahfizh Nasional.
Hendi menyambangi Ponpes Karantina Tahfizh Nasional “Hafal Al – Qur’an Sebulan” yang berlokasi di Siwatu, Bumiroso, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, Minggu.
Kedatangan Mas Hendi di sambut hangat oleh Pembina ponpes karantina Tahfidz Nasional Siwatu Wonosobo dan para santri.
BACA JUGA: Video Paguyuban Petani Jawa Tengah Dukung Andika-Hendi di Pilgub
Mantan Walikota Semarang itu kemudian menyambangi langsung pengasuh Ponpes Karantina Tahfidz Siwatu Wonosobo, Dra. Hj.Yulia Sri Latifah. MSi. Al Hafidzoh.
Ponpes Karantina Tahfidz Siwatu Wonosobo ini merupakan pondok pesantren yang telah melahirkan ratusan santri hafidz dan hafidzoh dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Program tahfidz (menghafal) 30 juz Alquran bagi santri telah berjalan beberapa tahun. Selama mengikuti program tahfidz santri wajib mengikuti karantina di PP Miftahul Huda Siwatu.
Hafidz dan Hafidzoh Doakan Andika Hendi Menang
Dalam kesempatan tersebut, Mas Hendi dan sang istri Krisseptiana Hendrar Prihadi duduk bersama pengasuh Ponpes dan para santri.
Para santri yang merupakan penghafal Alquran inipun turut mendoakan agar pasangan nomor urut 1, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi bisa menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.
“Saya titip pesan untuk mas Hendi dan Pak Andika, jika nanti terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, agar kelak lebih memprioritaskan para penghafal Alquan,” ujar Nyai Yulia Sri Latifah.
Selanjutnya, pengasuh Ponpes juga berharap agar Andika-Hendi bisa menjaga dan melestarikan kegiatan simaan di seluruh Ponpes di Jawa Tengah.
Simaan merupakan kegiatan membaca Alquran tanpa melihat kitab suci Alquran yang dilakukan satu santri dihadapan santri lainnya untuk mengislahnya.




