BACA JUGA: Resmi Beroperasi! Ini Daftar Kereta Ekonomi New Generation & Stainless Steel Terbaru 2025
Sementara itu, Ukraina meningkatkan serangan ke infrastruktur energi Rusia, termasuk kilang Kirishi. Tekanan geopolitik tersebut turut menambah volatilitas pasar global.
Faktor Domestik: Belanja Pemerintah dan Stabilitas Rupiah
Di dalam negeri, keterlambatan penyerapan belanja kementerian/lembaga pada 2025 ikut menekan rupiah. Namun, kebijakan efisiensi anggaran membuat penyerapan berbeda dari tahun sebelumnya.
Meski demikian, pemerintah tetap optimistis kondisi ini akan membaik menjelang akhir tahun. Kementerian Keuangan mencatat bahwa 12 kementerian/lembaga besar telah merealisasikan sekitar 80% anggaran mereka.
Oleh karena itu, pemerintah berharap penyerapan belanja nasional meningkat menjelang penutupan tahun anggaran untuk mendukung stabilitas rupiah.
Secara keseluruhan, faktor global dan domestik turut memengaruhi pergerakan rupiah hari ini. Investor pun terus memantau perkembangan politik AS, kebijakan The Fed, dan kondisi ekonomi dalam negeri. Semua faktor ini menjadi penentu utama arah nilai tukar rupiah dalam jangka pendek.(*)





