“Acuannya lima arahan presiden. Kami memang memprovokasi, mengajak masyarakat, harus mengubah mindset. Laki-laki di budaya jawa egonya tinggi. Kami coba mengkampanyekan laki-laki tidak seperti itu. Laki-laki membantu istri. Pekerjaan rumah dibantu. Pada dasarnya kalau ibu bahagia anak-anak bahagia, keluarga bahagia,” jelasnya.
Pihaknya terjun langsung ke lapangan untuk mengkampanyekan pencegahan perempuan. Satu diantaranya melalui sosialisasi ini diharapkan LPMK bisa memberikan edukasi ke masyarakat.
“Kami undang semua LPMK supaya menyosialisasikan ke masyarakat,” ujarnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





