“Masukan dari warga, RT, dan RW itu penting dan menjadi bahan pertimbangan kami. Semua itu juga menjadi renungan bagi Bu Wali Kota dalam mengambil kebijakan,” ungkap Eko.
Salah satu masukan yang mengemuka adalah soal kemungkinan pemberian honor bagi bendahara RT.
Selama ini, peran bendahara menurutnya cukup besar, terutama dalam mengelola dana operasional dan administrasi kegiatan lingkungan.
“Banyak yang menyampaikan, kok bendahara belum dapat honor, padahal pekerjaan dana operasional justru banyak di bendahara. Itu juga menjadi bahan diskusi,” ujarnya.
Meski demikian, Eko menegaskan bahwa keputusan tersebut masih bergantung pada kemampuan keuangan daerah dan hasil pembahasan lintas organisasi perangkat daerah. Prosesnya melibatkan berbagai pihak, mulai dari bagian hukum, organisasi, hingga Bappeda.
“Kalau dari sisi keuangan memungkinkan, tentu bisa saja bendahara mendapatkan honor. Tapi kalau belum mampu, ya nanti bisa diusulkan lagi pada perubahan kebijakan berikutnya,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





