Jateng

Efek Program MBG Terasa, Omzet Kantin Sehat SDN Pekunden Semarang Turun

×

Efek Program MBG Terasa, Omzet Kantin Sehat SDN Pekunden Semarang Turun

Sebarkan artikel ini
kantin siswa sdn pekunden semarang
Siswa SDN Pekunden Semarang saat jajan di kantin sehat sekolah. Senin, 13 Oktober 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Kantin Sehat SDN Pekunden ternyata melibatkan sekitar sepuluh orang tua siswa yang menitipkan makanan rumahan untuk dijual di sekolah. Dengan konsep itu, pihak sekolah berupaya menjaga agar siswa terbiasa mengonsumsi makanan aman dan bergizi.

“Yang menyetor makanan itu kebanyakan orang tua siswa, jadi otomatis menunya sehat dan tidak berminyak,” kata Resy.

BACA JUGA: Jateng Buka Kanal Aduan Keracunan MBG, Bisa Lapor Jika Dapat Makanan atau Buah Tak Segar

Meski kerja sama program obesitas UNICEF untuk 2024 telah berakhir, SDN Pekunden tetap berkomitmen melanjutkan prinsip kantin sehat di tengah tantangan ekonomi akibat MBG.

“Kami tetap berupaya mempertahankan konsep kantin sehat. Mungkin hasilnya menurun, tapi manfaatnya untuk anak-anak jauh lebih besar untuk jangka panjang,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp