Viral

Fakta-fakta Thanksinsomnia, Label Streetwear Milik Mohan Hazian yang Ikut Disorot Publik

×

Fakta-fakta Thanksinsomnia, Label Streetwear Milik Mohan Hazian yang Ikut Disorot Publik

Sebarkan artikel ini
thanksinsomnia brand milik Mohan Hazim
Salah satu produk Thanksinsomnia, brand clothing milik Mohan Hazian.(X/@thanksinsomnia)

SEMARANG, beritajateng.tv – Nama brand clothing lokal Thanksinsomnia kembali ramai diperbincangkan publik. Sorotan itu muncul seiring viralnya nama pendirinya, Mohan Hazian, yang belakangan terseret dugaan pelecehan seksual terhadap seorang model di media sosial.

Di tengah isu tersebut, banyak warganet mulai menelusuri ulang perjalanan dan fakta menarik di balik brand streetwear yang telah berdiri lebih dari satu dekade ini.

Seperti beritajateng.tv kutip dari berbagai sumber, berikut rangkuman fakta tentang Thanksinsomnia, salah satu brand lokal yang pernah disebut sebagai pelopor streetwear Indonesia.

1. Berdiri Sejak 2011 dari Tangerang Selatan

Thanksinsomnia lahir pada tahun 2011 dan berasal dari Kota Tangerang Selatan. Saat itu, industri clothing lokal Indonesia masih berkembang dan belum seramai sekarang. Kehadiran Thanksinsomnia menjadi salah satu penanda awal bangkitnya brand streetwear lokal yang mengusung identitas kuat.

Sejak awal berdiri, brand ini mengklaim membawa konsep pop culture, urban lifestyle, serta desain yang dekat dengan anak muda perkotaan.

2. Mohan Hazian Bangun Brand dari Nol

Mohan Hazian membangun Thanksinsomnia tanpa latar belakang bisnis fashion besar. Sebelum terjun ke dunia streetwear, ia sempat bekerja sebagai sales rokok hingga karyawan toko buku. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam memahami dunia penjualan, perilaku konsumen, serta manajemen retail.

BACA JUGA: Dari Pramugari ke Content Creator, Ini Profil Alya Putri Istri Mohan Hazian yang Mendadak Viral

Pertemuan Mohan dengan seorang vendor bahan pakaian bernama Ferdi menjadi titik balik penting. Dari sana, muncul keinginan kuat untuk membangun brand streetwear miliknya sendiri.

3. Nama Brand Terinspirasi dari Akun Twitter

Nama Thanksinsomnia ternyata tidak lahir dari konsep bisnis yang panjang. Mohan menemukan nama tersebut dari akun Twitter milik temannya, Agung Firdaus. Setelah merasa nama itu unik dan relevan dengan kultur anak muda, Mohan meminta izin untuk menggunakannya sebagai nama brand.

Nama tersebut kemudian melekat kuat dan dikenal luas di kalangan penggemar streetwear lokal.

4. Modal Awal Sederhana

Pada masa awal, Mohan membeli mesin jahit Juki seharga sekitar Rp 3 juta sebagai modal produksi. Ia juga membeli bahan D300 untuk produk perdana. Produk pertama Thanksinsomnia bukan kaos, melainkan tas khusus pemain skateboard dengan desain unik.

Produk tersebut menjadi fondasi berkembangnya Thanksinsomnia hingga akhirnya merambah ke berbagai lini streetwear.

5. Titik Balik di Ajang Jakcloth 2015

Thanksinsomnia mulai mencuri perhatian besar setelah mengikuti ajang Jakcloth pada tahun 2015. Booth brand ini ramai pengunjung dan produk-produknya laris hingga membuat antrean panjang. Momen tersebut menjadi titik balik penting yang mengangkat nama Thanksinsomnia ke level nasional.

Sejak saat itu, brand ini semakin dikenal sebagai salah satu pemain besar streetwear lokal.

6. Pernah Collab dengan Jujutsu Kaisen dan Indomie

Salah satu kekuatan Thanksinsomnia terletak pada strategi kolaborasi kreatif. Brand ini tercatat pernah bekerja sama dengan berbagai entitas populer, mulai dari anime seperti Jujutsu Kaisen dan Gundam, label streetwear Thailand, hingga kolaborasi ikonik dengan Indomie.

Kolaborasi tersebut membantu Thanksinsomnia menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk penggemar pop culture lintas komunitas.

7. Harganya dari Rp80 Ribuan hingga Rp1 Jutaan

Kini, Thanksinsomnia berkembang menjadi brand streetwear dengan lini produk lengkap. Koleksinya meliputi kaos oversize, jaket, outer, vest, celana, topi, tas, hingga sepatu. Rentang harga produk berada di kisaran Rp 89.000 hingga lebih dari Rp 1 juta.

Strategi harga ini membuat brand tersebut menjangkau berbagai segmen konsumen.

8. Brand Ikut Terseret Sorotan Publik

Seiring viralnya dugaan kasus yang menyeret Mohan Hazian, brand Thanksinsomnia ikut menjadi bahan perbincangan. Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi atau putusan hukum terkait isu tersebut. Publik pun terbelah antara memisahkan karya dan sosok pendirinya atau mengaitkan keduanya.

BACA JUGA: Miris! Anak SD Ini Jadi Korban Pelecehan Seksual Keluarga Sendiri, Kejang-kejang Hingga Trauma

Terlepas dari polemik yang berkembang, Thanksinsomnia tetap tercatat sebagai salah satu brand streetwear lokal dengan perjalanan panjang dan pengaruh besar dalam industri fashion Indonesia. (*)