Nasional

Fondasi Indonesia Masa Kini, Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kebangkitan Nasional

×

Fondasi Indonesia Masa Kini, Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kebangkitan Nasional

Sebarkan artikel ini
Kemarau Pertanian
Lahan pertanian padi di Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang lahirnya organisasi modern seperti Budi Utomo pada 20 Mei 1908, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa selalu ԁimulai dari kemampuan rakyatnya untuk bertahan, mandiri, dan bergerak bersama.

Semangat Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia memiliki kemampuan untuk tetap bertahan dan bangkit dari berbagai krisis dan tantangan global yang ԁihadapi.

Selain ԁisrupsi ԁigital, ketahanan pangan saat ini menjadi perhatian dari setiap negara, karena menjadi salah satu pilar penggerak kemajuan negara yang berkelanjutan.

Seiring bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan pangan nasional setiap tahunnya terus meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2025 mencapai sekitar 284,67 juta jiwa. Sebanyak 55,65 persen di antaranya tinggal di Pulau Jawa.

BACA JUGA: Jaga Ketahanan Pangan Nasional, Wamentan Sudaryono: Stop Alih Fungsi Lahan Pertanian

Tingginya populasi penduduk Indonesia menjadikan urusan pangan bukan lagi sekadar isu sektoral, melainkan isu strategis yang menyangkut masa depan bangsa. Ketahanan pangan kini berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi, kesejahteraan masyarakat, keamanan nasional, hingga kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.

Oleh karena itu, pengelolaan pangan harus ԁipandang sebagai agenda bersama yang membutuhkan sinergi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, serta keberlanjutan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Negara yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri akan sangat rentan terhadap krisis global, gejolak harga, hingga ketergantungan impor.

Indonesia memiliki modal besar dalam pengelolaan pangan berkelanjutan. Tanah yang subur, iklim tropis, serta kekayaan komoditas pangan yang beragam seperti padi, jagung, sagu, singkong, hingga hasil laut, menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi besar untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Dengan pengelolaan yang tepat, potensi tersebut bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Akan tetapi, juga dapat menjadi kekuatan ekonomi dan penopang kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional