Olahraga

Gaji Nunggak 4 Bulan Lebih, Evandro Brandao Umumkan Cabut dari PSIS Semarang

×

Gaji Nunggak 4 Bulan Lebih, Evandro Brandao Umumkan Cabut dari PSIS Semarang

Sebarkan artikel ini
Evandro Brandao PSIS Kediri
Pemain PSIS Semarang, Evandro Brandao, berselebrasi usai menjebol gawang Persik Kediri, Sabtu, 23 November 2024. (Foto: Instagram/@psisfcofficial)

SEMARANG, beritajateng.tv – Evandro Brandao, penyerang asing PSIS Semarang asal Angola, resmi mengundurkan diri. Keputusan itu ia umumkan melalui akun Instagram pribadinya @evandro_47 pada Kamis, 27 Maret 2025.

Dalam unggahannya, Evandro menyampaikan rasa berat hati saat harus berpisah dengan tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada klub serta para pendukung yang selalu memberikan dukungan penuh.

“Dengan penuh kesedihan saya menulis untuk mengumumkan pemutusan kontrak saya dengan klub @psisfcofficial. Pertama-tama, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan untuk mewakili klub kota besar ini dengan para pendukung yang layak mendapatkan yang lebih baik,” tulis Evandro.

BACA JUGA: Tak Ingin Kalah Lagi di Kandang, PSIS Semarang Siap Hadapi Persik Kediri 11 April Mendatang

Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil akibat keterlambatan pembayaran gaji yang sudah berlangsung lebih dari empat bulan.

Menurutnya, bukan hanya soal finansial, tetapi juga menyangkut rasa hormat dan nilai-nilai profesionalisme dalam sepak bola.

“Dalam hidup, ini bukan hanya tentang masalah keuangan, tetapi, yang terpenting, tentang rasa hormat dan nilai-nilai. Sayangnya, tidak pernah ada upaya yang sungguh-sungguh dari klub untuk menemukan solusi atau bahkan untuk memahami kesulitan yang kami, para pemain, hadapi selama periode ini,” imbuhnya.

Cabut dari PSIS, Evandro Brandao singgung tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga

Evandro juga menyinggung tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga yang harus memastikan keberlangsungan hidup anak-anaknya. Ia merasa tidak dapat terus menerima kondisi yang menurutnya penuh dengan kebohongan dan manipulasi.