KENDAL, beritajateng.tv – Prestasi internasional bukan alasan untuk berhenti berjuang. Atlet panahan Fathiyya Erista Maharani kembali membuktikan kualitasnya dengan meraih medali emas pada babak kualifikasi cabang olahraga (cabor) panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Kabupaten Kendal, Senin (26/10/2026).
Atlet yang pernah meraih medali emas SEA Games 2025 itu kembali menunjukkan ketajamannya di arena pertandingan.
Berbekal pengalaman bertanding di level internasional, Fathiyya Erista Maharani berusaha menjaga konsistensi sekaligus beradaptasi dengan tantangan lapangan untuk meraih hasil terbaik bagi daerah yang ia wakili.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kedisiplinan latihan yang ia jalani setiap hari. Bagi Fathiyya Erista Maharani, kemampuan memanah bukan hanya soal ketepatan membidik sasaran. Tetapi juga kesiapan fisik, penguasaan teknik, dan ketenangan dalam menghadapi tekanan pertandingan.
BACA JUGA: Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Tiba di Semarang, 17 Atlet Siap Berlari Menuju Stadion Jatidiri
“Saya latihan terus setiap hari. Paling libur mungkin hari Minggu, selebihnya latihan terus,” ujar Fathiyya di arena panahan Porprov Jateng 2026 di Kendal.
Selain berlatih teknik panahan, Fathiyya juga rutin melakukan latihan fisik, termasuk berlari.
Persiapan tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga kebugaran dan mendukung performanya saat menghadapi persaingan di arena.
Adaptasi Angin dan Ketenangan Jadi Kunci Akurasi
Dalam olahraga panahan, ketepatan membidik sasaran tidak hanya bergantung pada kemampuan atlet. Kondisi lapangan dan arah angin juga menjadi faktor yang harus ia perhitungkan agar anak panah melesat sesuai sasaran.
Fathiyya mengakui, proses adaptasi pada awal pertandingan menjadi salah satu tantangan yang perlu ia atasi. Perubahan kondisi angin menuntutnya untuk tetap tenang dan mampu mengendalikan bidikan.
“Mungkin karena masih adaptasi di awal dan ada beberapa angin, jadi lebih harus bisa mengontrol kondisi juga,” katanya.
Pengalaman berlaga di SEA Games 2025 menjadi bekal berharga bagi Fathiyya. Namun, pencapaian di tingkat internasional tidak membuatnya mengabaikan detail kecil yang dapat menentukan hasil pertandingan.





