HeadlineNasional

Rugi Batal Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia, Ganjar: Apakah Kita Sedang Mencari Uang?

×

Rugi Batal Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia, Ganjar: Apakah Kita Sedang Mencari Uang?

Sebarkan artikel ini
Ganjar Pranowo dan Najwa Shihab
Ganjar Pranowo dan Najwa Shihab saling melemparkan argumen ketika membahas batalnya Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Sumber: Youtube Najwa Shihab.

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah blak-blakan menyebut bahwa penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 bukan untuk mencari uang. Hal tersebut disampaikan saat wawancara Ganjar Pranowo dan Najwa Shihab, Selasa (4/4/2023).

Ganjar Pranowo mengatakan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia harusnya memperhitungkan aspek konstitusional, sejarah, dan aturan terhadap hubungan luar negeri terhadap Israel. Bukan hanya berfokus pada dampaknya terhadap perputaran ekonomi kreatifnya. Ganjar Pranowo dan Najwa Shihab terlihat tidak sepemikiran terkait hal ini.

“Apakah kita sedang mencari uang? Apakah kita tidak menghitung yang lain? Perhitungan kita dari Permenlu No. 3 tahun 2019. Bagaimana konsistensi dari pembelaan bangsa dari kolonialisme,” katanya saat Najwa Shihab mencecarnya dengan pertanyaan menohok.

Wawancara eksklusif Ganjar Pranowo dan Najwa Shihab itu menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat. Bahkan, banyak pihak khususnya penggemar sepak bola menyuarakan untuk menolak Ganjar sebagai bakal calon presiden 2024.

Ganjar berdalih hanya memberikan argumentasi terkait aturan dan hubungan luar negeri Indonesia kepada negara penjajah (Israel). Ia menyebut tidak memiliki otoritas terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

“Kami menyampaikan argumen konstitusional dan sejarah sampai regulasi sosial dan keamanan. Bukan saya yang memutuskan, saya hanya menyampaikan. Itu keputusan FIFA,” ujarnya.

BACA JUGA: Kontroversi Statement Ganjar Tolak Pildun U-20, Ganjar: Saya Rasa Punya Pemikiran yang Sama dengan Partai

Ganjar Pranowo dan Najwa Shihab Saling Debat Batalnya Piala Dunia di Indonesia, Negara Rugi Triliunan?

Sebagaimana yang kita ketahui, batalnya drawing Piala Dunia U-20 2023 memiliki dampak negatif yang amat besar bagi Indonesia. Melalui wawancara eksklusif tersebut, masyarakat bisa mengetahui kerugian pembatalan Piala Dunia U-20 2023.

Pertama, Timnas Indonesia yang sudah berlatih sejak lama akhirnya harus menghentikan mimpinya untuk unjuk diri di Piala Dunia U-20 2023 di rumah sendiri.

Kedua, ada banyak APBD yang dikeluarkan untuk mempersiapkan Piala Dunia U-20 2023. Batalnya penyelenggaraan Piala Dunia U-20 membuat kerugian besar bagi Indonesia.

Ketiga, apabila Piala Dunia U-20 2023 benar-benar terjadi di Indonesia, maka selaku tuan rumah akan mendapatkan omset yang besar. Perkiraan omset tersebut mencapai hingga triliunan.

Keempat, UMKM yang semula melakukan planning untuk menyemarakkan Piala Dunia U-20 2023 terpaksa harus merugi karena sebelumnya telah menyiapkan merchandise dan perlengkapan lainnya. Selain itu, batalnya turnamen ini membuat pedagang yang menggantungkan hidupnya lewat event besar tidak bisa meraih pundi-pundi rupiah.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Tolak Timnas Israel di Pildun U-20, Warganet: Tolak Ganjar Jadi Presiden 2024!

Melalui diskusi Ganjar Pranowo dan Najwa Shihab, masyarakat bisa melihat dan mengetahui alasan utama adanya statement orang nomor satu di Jawa Tengah itu. Meskipun tetap harus mematuhi konstitusi dan tidak mengkhianati sejarah, tetapi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 seharusnya tidak menghentikan roda perekonomian terutama bagi masyarakat kelas bawah (*).

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp