Jateng

Geger Penemuan Mayat Wanita Bertato Kupu-kupu di Demak, Luka di Wajah dan Punggung

×

Geger Penemuan Mayat Wanita Bertato Kupu-kupu di Demak, Luka di Wajah dan Punggung

Sebarkan artikel ini
penemuan jenazah wanita demak
Tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah perempuan di kebon pisang dusun, Sindon, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Rabu, 17 Juli 2024.(Wisnu Budi/beritajateng.tv).

DEMAK, beritajateng.tv – Warga dusun Sindon, desa Trimulyo, Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Jawa Tengah, heboh dengan adanya penemuan mayat wanita pada Rabu, 17 Juli 2024 siang.

Adapun mayat wanita ini hanya mengenakan pakaian dalam di arwa perkebunan pisang kilik warga yang berada tidak jauh dari tanggul sungai Tuntang.

Mayat yang diperkirakan berusia 20 tahun tersebut ditemukan pertama kali oleh Fitriah (60).

BACA JUGA: Penemuan Mayat di Kamar Hotel Ambarawa, Ini Dia Identitasnya!

Fitriah mulanya hendak mencari rumput untuk pakan ternaknya. Sesampainya di lokasi perkebunan tersebut, ia terkejut setelah melihat tubuh manusia tertelungkup hanya mengenakan pakaian dalam.

Karena ketakutan, Fitriah kemudian melaporkan penemuan tersebut ke perangkat desa yang lantas melapor ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Demak AKP Winardi membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menyebut beberapa luka pada tubuh mayat tanpa identitas tersebut.

“Dari hasil olah TKP sementara ada beberapa luka pada tubuh korban, di wajah dan punggung,” ujar Winardi kepada beritajateng.tv, Rabu 17 Juli 2024.

BACA JUGA: Petani dan Nelayan di Demak Siap Menangkan Sudaryono di Pilgub Jateng

Ciri-ciri mayat tersebut, lanjut AKP Winardi, terdapat beberapa gambar tato bergambar bunga mawar dan kupu – kupu di bagian tangan dan dada korban.

Selain itu juga terdapat beberapa tato bergambar bunga mawar.

Guna penyelidikan lebih lanjut, mayat wanita tersebut di bawa langsung ke RSUD Demak untuk proses autopsi. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp