“Kita akan selalu berikan edukasi bahwa anak jangan terlalu kita stressing tapi anak kita berikan edukasi sebagaimana anak itu. Misalnya usia 5-6 tahun, maka di situ banyak edukasi misal permainan,” ucap anggota DPRD Kota Semarang itu.
BACA JUGA: 4 Cara Ampuh Agar Anak Laki-laki Turuti Kata Orang Tua
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa banyaknya penduduk di Kota Semarang bukanlah hal yang menjadi ancaman. Namun sebagai tantangan. Yaitu menjadikan kuantitas tersebut menjadi berkualitas.
“Tantangan untuk mengkualitaskan anak-anak sehingga edukasi seperti ini akan menciptakan konstruksi pikiran masyarakat Kota Semarang semakin berkembang dan SDM nya semakin baik,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





