Gaya Hidup

Genap Satu Tahun Berdiri, Gayaku Modelling School Luluskan Belasan Model Muda Berbakat Asal Semarang

×

Genap Satu Tahun Berdiri, Gayaku Modelling School Luluskan Belasan Model Muda Berbakat Asal Semarang

Sebarkan artikel ini
Gayaku Modelling School
Owner Gayaku Modelling School sekaligus model ternama di Kota Semarang, Evi Wijaya, bersama 14 muridnya yang telah dinyatakan lulus dari GMS, Hotel Ultima Horison, Kota Semarang, Minggu, 3 Desember 2023 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Setelah satu tahun berdiri, Gayaku Modelling School (GMS) yang didirikan oleh model terkemuka asal Kota Semarang, Evi Wijaya, meluluskan 14 siswanya dalam acara bertajuk ‘Graduation & 1st Anniversary Gayaku Modelling School’ di Hotel Ultima Horison, Minggu, 3 Desember 2023 malam.

Murid modelling yang masih berusia sangat muda itu tampak begitu percaya diri berlenggak-lenggok dengan berbagai busana yang mereka kenakan. Evi menuturkan, mayoritas murid didikannya berumur di bawah usia remaja.

“Usia-usia murid GMS itu ada yang 5, 6, 8, dan 9 tahun. Kemudian ada yang teenagers (remaja) juga. Sebetulnya kami tidak membatasi usia umur yang ingin bergabung,” ujar Evi kepada beritajateng.tv usai acara berlangsung.

BACA JUGA: Beda dengan Fotografi Model Kasual, Begini Uniknya Berburu Foto Model Cosplay

Selain menghadirkan pertunjukan catwalk dan fashion show, murid didikan Miss Evi, sapaan akrabnya, itu juga menampilkan bakat lainnya seperti acting hingga bernyanyi.

Evi menilai, kemampuan public speaking menjadi kunci penting dalam dunia modelling. Pasalnya, hal itu dapat meningkatkan percaya diri anak didiknya.

“Di GMS itu ada public speaking, karena public speaking itu kan untuk mengolah diri, ya. Ada acting, menyanyi, atau jadi MC, jadi tidak hanya sebatas photoshoot saja, di GMS diajarkan semuanya,” terangnya.

Gayaku Modelling School patahkan stigma dunia modelling khusus perempuan

Stigma dunia modelling masih lekat dengan perempuan. Namun, stigma itu berhasil terpatahkan dalam acara kelulusan tersebut. Tampak seorang remaja laki-laki dengan lihai dan percaya diri melakukan catwalk dan fashion show di hadapan penonton.

Tak hanya gebrakan itu, dalam pertunjukkan tersebut, penonton dibuat terkesan dengan salah satu penampilan murid GMS yang merupakan anak disabilitas.

Alih-alih menolak murid tersebut, Evi justru makin semangat oleh kehadirannya. Ia percaya, siapa pun yang memiliki tekad kuat bisa menjadi seorang model.

BACA JUGA: Puluhan Fotografer dan Model Ramaikan Fashion on The Street di Kota Lama

“Dalam pemikiranku, siapa pun bisa menjadi seorang model, tidak tergantung kamu normal atau tidak. Disabilitas itu tidak menghambat seseorang untuk menjadi model,” paparnya.

Setelah acara kelulusan ini, Evy berharap anak didiknya dapat menjadi model dengan gayanya sendiri. Tentunya, tak lupa pihaknya ingin anak didiknya dapat tampil percaya diri di berbagai kesempatan lainnya setelah lulus dari GMS.

“Aku penginnya sebagai coach itu anak didikku bisa serius dan penuh niat, sehingga dia bisa menjadi apa yang dia inginkan setelah lulus dari GMS ini,” tandas Evy. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp