Harapannya, tentu akan ada lebih banyak lagi wisatawan luar Jawa Tengah yang berkunjung dan kemudian menginap dan memperpanjang masa tinggal mereka di Kabupaten Semarang.
Strategi lain yang Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang lakukan adalah menggelar berbagai event yang mampu mengundang para wisatawan untuk memperpanjang lama tinggal mereka di Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: Nostalgia Masa Kecil hingga Wisata Sejarah, Lawang Sewu Jadi Jujugan Wajib Wisatawan di Semarang
Namun begitu, lanjut Indrastuti, tantangan lainnya adalah Kabupaten Semarang juga dekat dengan Kota Semarang yang memiliki fasilitas akomodasi, seperti hotel berbintang yang lebih banyak pilihan dengan harga bersaing.
Sehingga banyak juga wisatawan yang datang berkunjung ke Kabupaten Semarang tetapi mereka menginap di Kota Semarang. Sehingga ini juga mempengaruhi tingkat lama tinggal wisatawan di Kabupaten Semarang.
Indrastuti juga menyampaikan, dengan semakin lama wisatawan tinggal di Kabupaten Semarang, otomatis juga akan semakin banyak uang yang akan dibelanjakan. Sehingga upaya yang pihak tersebut lakukan juga untuk mendorong peningkatan belanja wisata.
Karena untuk belanja, wisatawan di Kabupaten Semarang, berdasarkan survei. Sebanyak 41 persen rerata belanja wisata mereka masih berada di dawah Rp 500.000. Itupun masih sebatas jajan dan tiket masuk tempat wisata dan sebagian buah tangan.
Kalau mereka bisa menginap dua atau bahkan tiga malam. Maka uang yang akan mereka belanjakan juga akan menjadi dua atau tiga kali lipatnya. “Maka ini yang masih akan terus kami genjot di Kabupaten Semarang ini,” tandas Indrastuti.
Seperti terungkap dalam konferensi pers Sendratari Fort Willem I, di Graha Mandala Cipta, Senin 12 Januari 2026 sore, Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengoptimalkan kunjungan wisata di daerahnya.
BACA JUGA: Cuan Pariwisata Jateng Salip Bali, Ahmad Luthfi Dorong Wisata Ramah Muslim
Karena berbicara industri pariwisata, hari ini tidak cukup hanya sebatas kunjungan wisatawan secara kuantitas. Namun juga begaimana industri pariwisata juga mampu mendorong geliat perekonomi daerah.





