Pariwisata

Genjot Promosi ke Luar Daerah, Disparta Kabupaten Semarang Bidik Lama Tinggal Wisatawan

×

Genjot Promosi ke Luar Daerah, Disparta Kabupaten Semarang Bidik Lama Tinggal Wisatawan

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang (Kabid) Promosi Pariwisata Disparta Kabupaten Semarang, Hendrastuti Ikasari. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)
Kepala Bidang (Kabid) Promosi Pariwisata Disparta Kabupaten Semarang, Hendrastuti Ikasari. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang terus menggenjot roadshow promosi wisata ke luar daerah. Tujuannya untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan luar daerah berkunjung ke Kabupaten Semarang.

Strategi ini agar wisatawan dari luar daerah yang berkunjung sekaligus Length of Stay (LoS) atau lama tinggal mereka di Kabupaten Semarang bisa lebih panjang. Sehingga belanja wisatawan juga meningkat.

Kepala Bidang (Kabid) Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Hendrastuti Ikasari mengatakan, strategi lain adalah melalui kegiatan Gedongsongo Travel Mart yang berlangsung tahunan.

Saat ini, lanjutnya, terkait dengan tingkat tinggal wisatawan dan belanja wisatawan di Kabupaten Semarang masih butuh kerja keras dari Dinas Pariwisata maupun para pelaku industri pariwisata di Kabupaten Semarang.

Karena lama tinggal wisatawan Nusantara di Kabupaten Semarang masih 1,17 malam dan wisatawan Mancanegara 1,57 malam. “Secara umum rerata LoS ini masih di angka 1,2 malam,” jelasnya, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa, 13 Januari 2025.

BACA JUGA: Cek Rekomendasi Wisata di Sekitar Kaki Gunung Slamet, Lengkap dengan Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Sementara beberapa tempat wisata di daerah lain rerata tingkat tinggal wisatawan ini ini bisa mencapai 2 hingga 3 malam. Makanya terkait dengan LoS ini masih menjadi ‘pekerjaan rumah’ bagi Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang.

Khusus untuk wisatawan Nusantara, lanjut Indrastuti, penyebabnya ternyata wisatawan yang datang ke Kabupaten Semarang mayoritas masih banyak dari daerah sekitar, seperti Kendal, Kudus, Jepara dan Pati.

Sehingga mereka tidak butuh stay atau tinggal lebih lama di Kabupaten Semarang karena perjalanan satu hari saja cukup bagi mereka. “Maka kami masih perlu promosi yang lebih masif lagi ke luar daerah bahkan ke luar provinsi,” tegasnya.

Antara lain, jelasnya melalui kegiatan roadshow promosi wisata ke luar daerah dan juga Gedongsongo Travel Mart yang mempertemukan seller lokal Kabupaten Semarang dengan para pembeli dari Jawa-Bali.