Kesehatan

“Gigi Berlubang Langsung Dicabut Saja” Jadi Solusi Terbaik? Ini Kata Dokter

×

“Gigi Berlubang Langsung Dicabut Saja” Jadi Solusi Terbaik? Ini Kata Dokter

Sebarkan artikel ini
Dokter gigi spesialis orthodontist, drg. Imacullati Ririn So.Ort MMRS dalam sesi podcast Ruang Interaksi milik Beritajateng.tv, Jumat 14 Maret 2025. (YouTube/beritajateng.tv channel)
Dokter gigi spesialis orthodontist, drg. Imacullati Ririn So.Ort MMRS dalam sesi podcast Ruang Interaksi milik Beritajateng.tv, Jumat 14 Maret 2025. (YouTube/beritajateng.tv channel)

SEMARANG, beritajateng.tv – Baru-baru ini, viral sebuah kabar tentang pria berusia 41 tahun meninggal dunia karena masalah gigi berlubang. Hal tersebut diceritakan oleh istrinya, Amanda, melalui TikTok.

Dalam unggahannya, Amanda menyebut bahwa, suaminya mengalami infeksi gigi hingga abses karena terlambat menanganinya.

Abses gigi, sebagai informasi, merupakan akibat lanjut dari infeksi yang berasal dari gigi dan mulut.

Kabar viral tersebut tentunya menunjukkan bahwa masalah gigi berlubang tidak bisa kita anggap sepele. Sebab, ketika sudah fatal, bisa menyebabkan kematian.

Dokter gigi spesialis orthodontist, drg. Imacullati Ririn So.Ort MMRS menjelaskan bahwa hal tersebut berawal dari penanganan yang terlambat.

“(Berawal) dari lubang gigi, ya, lubang gigi menyebabkan abses yang bawahnya ada nanahnya,” kata Ririn dalam sesi podcast “Ruang Interaksi” bersama Pemimpin Redaksi Beritajateng.tv, Ricky Fitriyanto,  Jumat 14 Maret 2025.

“Itu sepengetahuan saya sudah sakitnya bukan cuma sehari, ia juga pernah sakit beberapa kali sebelumnya, tapi tidak di bawa ke dokter gigi,” jelasnya.

BACA JUGA: Firasat Keluarga Korban Kecelakaan Kerja di RS PKU Muhammadiyah Blora: Mimpi Gigi Atas-Bawah Lepas

Ia menambahkan bahwa gigi memiliki pertahanannya sendiri, yakni dengan abses yang membesar kemudian mengecil dengan sendirinya.

Namun, dalam kasus ini, jika gigi sudah sakit dan diberikan obat, namun tidak memberikan efek, itu adalah tanda bahwa gigi sudah harus diberikan penanganan.

“Tiba-tiba (abses) tambah besar, dia berpikir nanti akan kempes sendiri, padahal tidak begitu,”

Ia menegaskan bahwa masalah tidak terletak dalam lubang gigi itu sendiri,  melainkan infeksinya.

“Pemicunya, tubuhnya drop, nanahnya membesar sampai leher, nah di leher ini menutup jalan pernafasan, meninggal. Bisanya, kasusnya seperti itu,” katanya.

“Gigi berlubang langsung cabut” jadi solusi?

Perihal masalah gigi berlubang, tak sedikit orang yang langsung berpikiran untuk mencabutnya. Hal ini disebut sebagai solusi agar tak ada gigi berlubang lagi.

Menurut Ririn, mencabut gigi berlubang bukanlah solusi.

“Ya nggak gitu (mencabut gigi berlubang), nanti pertumbuhan gigi aslinya kan jadi berantakan, jadi tak benar di tempatnya,” katanya.

“Metode sekarang, dokter akan memperhankan gigi untuk tidak dicabut, kecuali kalau tidak bisa diselamatkan, harus dicabut,” ujarnya.

BACA JUGA: Viral Wanita Operasi Cabut Gigi Bungsu Berakhir Meninggal, Suami Ungkap Begini Kronologinya

Di samping itu, jika seseorang sudah sakit gigi, tak sedikit dari mereka yang beralih ke obat pereda nyeri atau pain killer. 

Menurut Ririn, pereda nyeri justru akan menyebabkan masalah baru, yakni penyakit ginjal.

“Pain killer tidak menghilangkan bener-bener penyebab rasa sakit gigi,”

Maka, ia menyarankan agar orang yang sudah terkena penyakit gigi berlubang, untuk segera ke dokter gigi untuk tindakan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp