SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, mengatakan, sejumlah daerah di wilayah pemerintahannya masih memiliki angka stunting yang tinggi. Di antaranya Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, dan Purbalingga.
Hal itu Luthfi sampaikan dalam konferensi pers Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara di Novotel Semarang, Selasa, 22 September 2026.
Jawaban Luthfi soal Penyebab Stunting: Pendidikan dan Pola Hidup Sangat Berpengaruh
Saat ditanya mengenai faktor yang menyebabkan angka stunting masih tinggi di sejumlah daerah Jawa Tengah, Luthfi menyebutkan beberapa aspek. Mulai dari pendidikan, orang tua, penyakit, hingga pola hidup.
“Jadi kenapa stunting itu tinggi? Satu, dari segi pendidikan. Dua, dari orang tua. Kemudian yang tiga, dari penyakit. Empat, dari pola hidup dan lain sebagainya,” kata Luthfi.
Luthfi mencontohkan kondisi di Kabupaten Wonosobo. Diaa mengatakan dari 10 anak yang diperiksa, sembilan di antaranya mengalami stunting.
BACA JUGA: Semarang Utara Kasus Tertinggi Stunting, Dinkes Intensifkan Program Tujuh Bintang
“Contoh misalnya Wonosobo, di balik gunung itu ternyata di sana stuntingnya maksimal, 10 anak-anak kita periksa, 9-nya stunting. Lah ini kan harus ada pengamatan,” katanya.
Oleh karena itu, Luthfi menekankan pentingnya validasi data sebagai dasar menentukan intervensi. Data yang akurat, kata Luhtfi, penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran, terprogram, dan berkelanjutan.
“Maka tadi saya tekankan pada saat pengarahan bagi stunting yang tinggi, kualifikasi data harus dilakukan suatu mobilisasi. Jadi, data ini harus valid sehingga penanganan stunting bisa tepat sasaran, terprogram, berlanjut dan berkelanjutan,” katanya.
Luthfi Minta Contoh Kabupaten Demak dan Semarang
Ahmad Luthfi mengatakan, agar sejumlah kabupaten/kota di wilayahnya mencontoh penanganan stunting di Kabupaten Demak dan Semarang.
Luthfi menyebut Kabupaten Demak dan Kabupaten Semarang menjadi daerah yang dapat dijadikan model bagi wilayah lain di Jawa Tengah dalam penanganan stunting.





