SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah menanggapi video viral yang menampilkan guru dan siswa SMK Pembnas Purwodadi, Kabupaten Grobogan tengah meneguk minuman keras di sebuah rumah kontrakan.
Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah membenarkan terkait informasi tersebut. Saat ini, pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan memberhentikan guru yang ada dalam video tersebut.
“Guru yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran berat, untuk itu (yang bersangkutan) diberhentikan menjadi guru,” ujar Uswatun, Rabu 29 November 2023.
Tak hanya itu, pihaknya turut melakukan pendampingan dan pemeriksaan kesehatan terhadap siswa yang terlibat. Mereka juga menggencarkan gerakan ‘No Miras’ pun, lanjut Uswatun dengan menggandeng berbagai pihak seperti Kesbangpol, DP3AKB, Kepolisian, dan Satpol PP.
“Sekolah mengadakan kegiatan no miras dengan menggandeng pihak berwenang dan kami melakukan pendampingan dan pemeriksaan kesehatan terhadap siswa yang terlibat,” sambungnya.
BACA JUGA: Viral Tukang Parkir di Bekasi Empat Kali Daftar Umroh, Nabung Selama 8 Bulan
Berada di bawah naungan Yayasan, SMK Pembnas Purwodadi memberikan rekomendasi atas kejadian tersebut. Uswatun menuturkan, Yayasan tersebut juga sepakat bahwa itu termasuk dalam pelanggaran berat.
“Sekolah bersedia melakukan kegiatan kolaboratif dan DP3AKB juga melakukan pendampingan terhadap siswa,” tandas Uswatun.
Awal viralnya video guru dan siswa mengonsumsi minuman keras
Sebagai informasi, aksi tersebut viral usai akun Instagram @kabar.grobogan membagikan video tersebut pada Jum’at, 24 November lalu.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak sejumlah murid SMK laki-laki dan perempuan bersama guru sedang duduk di sebuah ruangan. Terdapat botol miras di tengah-tengah mereka. Para murid terlihat masih mengenakan seragam berwarna biru muda milik SMK Pembnas Purwodadi yang beralamat di Jalan Gajah Mada, Jetis Selatan, Purwodadi, Kabupaten Grobogan.
Sambil menenggak miras dan menghisap rokok, para murid dan oknum guru tersebut terlihat begitu lepas tertawa saat mengobrol.
Akun tersebut juga mengunggah respons Kepala Sekolah SMK Pembnas Purwodadi, Wudakir terkait beredarnya video tersebut. Wudakir menyebut, kejadian itu direkam di rumah kontrakan guru bersangkutan. Namun, pihaknya menegaskan bahwa guru tersebut hanya ingin memberi arahan kepada anak-anak didiknya.
BACA JUGA: Mahasiswinya Tewas Tabrakkan Diri ke Kereta, Ini Tanggapan Kampus Unwahas
“Intinya gurunya kan hanya ingin memberi pengarahan kepada anak-anaknya,” ujar Wudakir.(*)
Editor: Farah Nazila





