SEMARANG, beritajateng.tv – KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf menyatakan siap maju dalam Pilgub Jateng 2024. Meski begitu, apakah akan maju menjadi cagub atau cawagub, Gus Yusuf masih menunggu arah koalisi dengan partai lain.
“Iyalah [serius], bismillah. Yang penting kita kan berproses, Jateng 1 atau Jateng 2 ya bismillah, nanti alhamdulillah-nya ke mana kita tunggu,” kata Gus Yusuf kepada wartawan usai peresmian kantor DPC PKB Kota Semarang, Minggu, 7 Juli 2024 malam.
Gus Yusuf mengatakan, bakal berpasangan dengan siapa dirinya dalam Pilgub nanti masih dalam proses perumusan. Sebab, ia menyebut jika kondisi antarkoalisi partai saat ini dalam kondisi cair. Artinya, semua masih bisa mungkin terjadi.
Di sisi lain, Gus Yusuf turut mengomentari terkait Pilgub Jawa Tengah yang ramai disebut sebagai panggung kontestasi antara PDIP melawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) layaknya di Pilpres 2024 lalu.
BACA JUGA: Tegaskan Nama Gus Yusuf Tetap Cagub, Cak Imin: Kami Terus Ikthiar Yakinkan Parpol Lain di Jateng
“Belum tentu, Jateng bisa kita lihat ada potensi 3 pasang, tapi bisa 2 pasang. Kalau rembuke dadi (rembukannya jadi) bisa 1 pasang, semua masih terbuka,” ucapnya.
Sebelumnya, nama anak Jokowi, Kaesang Pangarep, menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas cagub Jawa Tengah 2024. Posisi Kaesang berada di urutan pertama dengan elektabilitas mencapai 17,7 persen.
Lalu ada Irjen Ahmad Luthfi menyusul di posisi kedua dengan 15,6 persen, dan Taj Yasin Maimoen di posisi ketiga dengan 12,8 persen. Gus Yusuf sendiri menempati posisi kedelapan dengan 3,3 persen.
Gus Yusuf sendiri menyebut jika akan ada nama baru yang muncul dalam Pilgub Jawa Tengah.
“Ini nanti akan ada nama baru lagi, ditunggu ajalah. Kita tunggu ajalah. Jadi, Jateng itu seksi lah. Semua masih bisa mungkin, semua masih berproses,” imbuh Gus Yusuf.
Jelang Pilgub, Gus Yusf jalin komunikasi dengan semua partai
Lebih lanjut, terlepas dengan siapa Gus Yusuf akan berpasangan, ia menyebut jika Pilgub Jawa Tengah berjalan dinamis. Hingga saat ini, pihaknya masih akan menunggu terbentuknya poros-poros koalisi besar lainnya.
Meski begitu, Gus Yusuf sebagai Ketua DPW PKB Jawa Tengah mengaku telah melakukan komunikasi politik dengan semu partai politik.
“Pilgub memamg ranahnya DPP, kita di Jateng diperintahkan untuk melakukan komunikasi-komunikasi politik. Saya dengan semua calon dengan semua partai melakukan komunikasi politik, kita laporkan ke DPP dan DPP yang melakukan finalisasi,” ucap Gus Yusuf.
BACA JUGA: Video Usung Gus Yusuf di Pilgub Jawa Tengah, PKB Yakinkan Partai Lain
Gus Yusuf menyatakan jika Pilgub berbeda dengan Pemilihan Walikota (Pilwakot) atau Pemilihan Bupati (Pilbup).
Menurutnya, Pilkada di tingkat daerah dapat lebih independen dan pengurus wilayah yang menentukan. Sementara Pilgub merupakan keputusan pengurus pusat.
“Kita paham semualah kalau gubernur ini kepanjangan tangan presiden, tapi semua prosesnya ada di Jakarta, kita tunggu aja,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




