Peran Telkom semakin krusial seiring target nasional pemerataan akses digital. Yang menargetkan jaringan serat optik di 90 persen kecamatan dan layanan mobile broadband bagi 98 persen populasi.
TelkomGroup memastikan perluasan jaringan tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Saat ini, Telkomsel melayani lebih dari 157 juta pelanggan mobile broadband, sementara IndiHome menjangkau lebih dari 10 juta pelanggan fixed broadband.
Secara keseluruhan, jaringan TelkomGroup telah mencakup sekitar 97 persen populasi Indonesia.
Tak hanya membangun konektivitas, TelkomGroup juga memperkuat kedaulatan data nasional melalui pengembangan data center berstandar internasional dan layanan cloud lokal.
Langkah ini menjadi fondasi penting dalam mendukung digitalisasi pemerintah, dunia usaha, hingga UMKM. Sekaligus memastikan pengelolaan data strategis nasional berjalan aman dan andal.
Pada 2026, fasilitas Hyperscale Data Center di Cikarang serta HDC NeutraDC Nxera Batam yang telah siap mendukung teknologi kecerdasan buatan mulai beroperasi penuh.
Fasilitas ini hadir untuk melayani kebutuhan hyperscaler dan perusahaan global, didukung ekosistem konektivitas internasional serta standar operasional kelas dunia.
TelkomGroup juga menempatkan keandalan dan keamanan layanan sebagai prioritas utama.
Hal ini dapat terwujud melalui penguatan rute jaringan, diversifikasi jalur kabel laut untuk meminimalkan risiko gangguan. Serta penerapan standar keamanan internasional demi menjaga stabilitas dan kepercayaan pelanggan.
“Indonesia tidak hanya siap tumbuh secara digital, tetapi juga siap berkolaborasi secara terbuka dengan mitra global. TelkomGroup berkomitmen menjadi penghubung antara pemerintah, industri, dan partner internasional. Untuk menghadirkan inovasi digital yang memberi nilai jangka panjang bagi bangsa,” tambah Dian. (*)
Editor: Elly Amaliyah





