SEMARANG, beritajateng.tv – Bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Rasyid Baswedan, hadir dalam acara deklarasi relawan Kuning Ijo Biru (KIB) di PRPP, Semarang pada Minggu, 20 Agustus 2023.
Pada agenda tersebut, Anies memusatkan perhatiannya pada pentingnya solidaritas dan aksi berkelanjutan para relawan hingga ke tingkat kampung-kampung.
Dalam acara deklarasi ini, Anies Baswedan tidak sendirian. Hadir pula sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, Kiai Ahmad Wafi Maimoen, dan Renville Antonio.
Selain itu, juga hadir Bendahara Partai Demokrat DPP, Ahmad Ali, Wakil Ketua Umum NasDem, serta Habil Marati, Koordinator Seknas KIB (Koalisi Indonesia Bersatu).
Deklarasi bermula dengan pengibaran lima bendera yang memiliki makna besar. Bendera dari Partai Nasdem, PKS, Demokrat, bendera Anies Baswedan, dan Bendera KIB (Kuning Ijo Biru) berkibar dengan anggun oleh lima penerjun payung.
Ikrar Relawan Kuning Ijo Biru
Sementara itu, para relawan pun dengan penuh semangat membacakan ikrar deklarasi KIB. Mereka dengan tegas menyatakan komitmen untuk memenangkan Anies, melawan fitnah, mengatasi berita hoaks yang mungkin muncul, dan memastikan pengawasan ketat di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilu mendatang.
Seusai deklarasi ini, Anies Baswedan mengucapkan rasa terima kasih mendalam kepada para pendukungnya. Ia menekankan bahwa Relawan Kuning Ijo Biru adalah individu-individu berani yang membawa semangat perubahan.
“Kita semua berkumpul di sini untuk menguatkan deklarasi yang telah Koalisi KIB sampaikan tadi,” ungkap Anies, Minggu, 20 Agustus 2023.
Anies menambahkan, relawan KIB bergerak sendiri dengan penuh kesadaran, melalui tindakan yang berdasarkan keyakinan pada perubahan yang nyata. Mereka tidak terpengaruh oleh tekanan atau iming-iming, melainkan oleh kesadaran akan pentingnya perubahan yang sesuai dengan kebutuhan.
BACA JUGA: Nama AHY Terancam Terdepak dari Cawapres, Demokrat Jateng Tetap Teguh Dukung Anies Baswedan
Empat perubahan yang Anis tawarkan
Sementara itu, dalam visi perubahan yang ia usung, Anies menyinggung sejumlah isu vital. Misalnya, terkait harga bahan pokok, biaya pendidikan, lapangan pekerjaan, hingga pelayanan kesehatan.
“Kami menawarkan kepada masyarakat perubahan dalam empat aspek utama: pangan yang terjangkau, pendidikan berkualitas yang terjangkau, peluang kerja yang luas, terutama bagi generasi muda,” terang Anies.
Setelahnya, Anies mengakhiri dengan doa, mengharapkan perlindungan dari pihak-pihak yang mungkin mencoba menghalangi upaya baik mereka. Ia menegaskan kembali keberanian dan ketangguhan para Relawan Kuning Ijo Biru dalam menghadapi segala tantangan.
“Dalam perjalanan ini, kita mungkin akan berhadapan dengan berbagai rintangan. Semoga kita senantiasa dijauhkan dari mereka yang berniat jahat. Biarkanlah mereka yang memiliki niat buruk menjadi sibuk dengan urusan mereka sendiri,” tegas Anies. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi




