SEMARANG, beritajateng.tv – Wakil Ketua MPR, Fadel Muhammad, menyebut, kenaikan harga tiga bahan pokok, yakni beras, minyak goreng, dan gula masih menjadi permasalahan utama yang sering kali masyarakat temui khususnya di Kota Semarang.
Hal tersebut Fadel sampaikan saat mengahdiri acara Sosialisasi 4 Pilar MPR di Aula Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Kamis, 7 November 2023.
Pada kesempatan itu, Fadel bersama Anggota DPD RI Provinsi Jawa Tengah, Denty Eka Widi Pratiwi, bertemu dan berbincang langsung dengan para masyarakat terkait masalah-masalah yang ada di kehidupan sehari-hari. Mayoritas masyarakat mengeluhkan adanya kenaikan harga bahan pokok.
BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Mengerem Laju Kenaikan Harga Bahan Pokok
“Dari sini kita mendengar beberapa aspirasi rakyat, terutama masalah kekurangan gula di sini,” katanya kepada awak media seusai kegiatan.
Selain langkanya beberapa bahan pokok di pasaran, Fadel juga menyoroti masalah produksi rakyat yang masih kurang atau bahkan belum mendapat cukup perhatian dari pemerintah daerah.
Hal itu menjadi perhatian serius karena dapat berdampak pada ketahanan pangan di masa yang akan datang.
“Nanti kita akan sampaikan hal ini (ke pemerintah daerah), kemudian juga ke Menteri Pertanian, agar supaya memberikan perhatian lebih ke daerah sini,” lanjutnya.
Peran penting keluarga terkait kenaikan harga bahan pokok
Sementara itu, Anggota DPD RI Provinsi Jawa Tengah, Denty Eka Widi Pratiwi, mengatakan, ia sebagai anggota DPD RI sangat menerima keluhan dan aspirasi dari berbagai kepentingan dan golongan. Terlebih, DPD RI merupakan wakil independen dari sebuah daerah.
Selain itu, menjelang momentum Natal dan Tahun Baru, sektor ekonomi perlu mendapatkan perhatian lebih. Tak hanya itu, ketahanan keluarga juga berperan penting dalam menjaga kestabilitas negara.
“Ketahanan keluarga ini adalah suatu modal penting kita untuk berkontribusi pada pembangunan,” katanya.
BACA JUGA: Harga Cabai Naik, Mbak Ita Ajak Masyarakat Urban Farming
Lebih lanjut terkait ketahanan keluarga, Denty menyebut sebuah keluarga harus mampu menghadapi tantangan yang semakin besar di era globalisasi ini. Salah satunya dengan cara memilah dan memilih informasi.
Ia juga menegaskan bahwa menjaga ketahanan keluarga bukanlah tugas seorang ibu saja. Akan tetapi juga merupakan tugas semua anggota keluarga.
“Semua anggota keluarga tentunya punya kewajiban yang sama dalam berperan untuk bagaimana mendampingi pasangan masing-masing dengan penuh kesetiaan, iman, dan takwa. Serta bagaimana kita mendidik anak, kita mengawasi dan mendampingi anak-anak kita sampai ke cita-citanya,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





