SEMARANG, beritajateng.tv – Viral sebuah video di media sosial yang menunjukkan Bus Trans Jateng dan Bus Trans Semarang tampak seperti melawan arah.
Dalam video yang akun Instagram @infokriminalsemarang unggah pada Rabu, 27 Desember 2023, Bus Trans Jateng nomor 01 dengan plat nomor H 7007 OV dan Bus Trans Semarang nomor II 015 dengan plat nomor H 7491 BW itu terlihat melawan arah di persimpangan Citarum.
Tak hanya menghalangi jalan pengendara umum, kedua armada bus itu pun turut menghalangi mobil ambulance yang hendak melintas. Menurut penjelasan akun @Infokriminalsemarang, kejadian itu bukan pertama kalinya terjadi.
“Mohon untuk dinas terkait bisa untuk menindak tegas para sopir dan memberi bimbingan, karena hal ini tidak sekali dua kali terjadi, tapi berkali kali dan itu sangat membahayakan pengguna jalan lain terima kasih semoga bisa menjadi evaluasi untuk dinas terkait,” tulis admin @Infokriminalsemarang dalam unggahan tersebut.
BACA JUGA: Trans Semarang Bakal Ganti Armada Mikro Bus Koridor IV Rute UNDIP-UNNES
Menanggapi hal ini, Kabid Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng, Heri BS Widodo angkat bicara. Pihaknya pun meminta maaf atas kejadian tersebut. Kepada beritajateng.tv, ia menyampaikan kronologi kejadian tersebut.
Kejadian awal Bus Trans Jateng
Mulanya, ujar Heri, Bus Trans Jateng yang tiba di Lampu Lalu Lintas Jalan Widoharjo arah ke Jalan Dr. Cipto hendak mendahului kendaraan lainnya dengan mengambil jalur kanan. Namun, bus itu berpapasan dengan relawan pengawal ambulance dan mobil ambulance.
“Bus Trans Jateng mencoba memberi jalan namun kesulitan ruang manuver karena beriringan dengan Bus Trans Semarang. Setelah Bus Trans Semarang manuver ke kiri lalu di ikuti Bus Trans Jateng dan mobil ambulan bisa jalan kembali.” Ujar Heri saat beritajateng.tv konfirmasi melalui WhatsApp, Kamis 28 Desember 2023.
Dari video tersebut, pihaknya menegaskan kedua armada bus tersebut tidak melawan arah, melainkan berada di jalur yang salah. Heri pun menuturkan kasus ini. Utamanya yang berkaitan dengan Bus Trans Jateng, telah ia teruskan kepada rekan-rekannya di Balai Trans untuk mendapat tindak lanjut.
Hasil dari tindak lanjut tersebut, menurut Heri, ialah Dishub Jateng telah meminta klarifikasi kepada pramujasa Trans Jateng dan pengemudi bus terkait. Sebagai langkah selanjutnya, pengemudi bus akan diteruskan kepada operator untuk mendapat pembinaan dan sanksi.
BACA JUGA: Bawaslu Kota Semarang Gelar Pelatihan Saksi Partai Politik Pemilu 2024
“Sementara untuk pelapor yang masuk yakni pengawal ambulance, sudah kami hubungi untuk menyampaikan permintaan maaf, klarifikasi, dan tindak lanjut terkait kejadian tersebut,” tandas Heri.(*)
Editor: Farah Nazila





