Selain itu, ada pula pelaku usaha yang mengungkapkan bahwa harga dari pemasok naik hingga 40 persen, sehingga mereka harus memutar otak untuk menekan biaya produksi dan logistik.
“Iya kak, supplierku naikin harga sampai 40 persen. Jadi bingung harus tekan biaya dari mana lagi,” ungkap akun @moodarrr1.
BACA JUGA: Waspada! Air Hujan di Semarang Mengandung Mikroplastik, Peneliti: Bisa Berdampak ke Fungsi Otak
Di tengah situasi ini, sebagian warganet melihatnya sebagai momentum untuk kembali menggunakan kemasan tradisional yang lebih ramah lingkungan, seperti daun pisang.
Selain lebih murah, penggunaan daun pisang juga dinilai lebih berkelanjutan dan dapat mengurangi limbah plastik yang selama ini menjadi masalah lingkungan. (*)





