BLORA, beritajateng.tv – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Blora melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan berbagai unsur Forkopimda dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Iwan Ibrahim Polres Blora, Jumat 19 Juni 2026, berhasil mengumpulkan 121 kantong darah yang selanjutnya diserahkan kepada PMI Kabupaten Blora untuk memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat.
Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono mengatakan bahwa donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kemanusiaan sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
“Polres Blora Hebat. Polri hadir untuk berbuat dan bermanfaat, bukan hanya menjaga keamanan tetapi juga ikut menyelamatkan nyawa. Sebanyak 121 kantong darah terkumpul dari sinergi Polri, TNI, instansi pemerintah dan perguruan silat. Ini merupakan amal kemanusiaan bagi warga Blora yang membutuhkan transfusi darah. HUT Bhayangkara kami isi dengan aksi sosial yang bermanfaat,” ujar AKP Midiyono, Sabtu, 20 Juni 2026.
BACA JUGA: Sosialisasi JKN di Blora, BPJS Kesehatan Pati: Jangan Sampai Iuran Nunggak dan Kepesertaan Nonaktif
Kegiatan donor darah tersebut melibatkan tim medis dari Sidokkes Polres Blora bersama petugas PMI Kabupaten Blora.
Adapun peserta donor berasal dari anggota Polres Blora, Kodim 0721/Blora, Yonif 410/Alugoro, Polisi Militer Blora, BPBD, Kejaksaan Negeri Blora, Dinas Perhubungan, Setda Kabupaten Blora, perwakilan perguruan yang tergabung dalam IPSI Blora, hingga Bhayangkari.
Dari total 180 peserta yang mendaftarkan diri, sebanyak 121 orang berhasil mendonorkan darahnya.
Rinciannya terdiri atas 22 kantong golongan darah A, 43 kantong golongan darah B, 48 kantong golongan darah O, dan 8 kantong golongan darah AB.
Sementara itu, sebanyak 59 peserta belum dapat mendonorkan darah karena sejumlah faktor kesehatan.
Di antaranya kadar gula darah tinggi sebanyak 9 orang, hipertensi 9 orang, flu atau sedang mengonsumsi obat sebanyak 24 orang, hemoglobin (HB) rendah 15 orang, dan HB tinggi 2 orang.
Kasidokkes Polres Blora menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi para peserta dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Alhamdulillah target tercapai. Sebanyak 121 kantong darah langsung kami setorkan ke PMI untuk membantu memenuhi stok darah di Kabupaten Blora. Bagi yang belum bisa donor, jangan berkecil hati. Jaga kesehatan, kontrol gula darah, tekanan darah dan kadar HB agar bisa mengikuti donor pada kesempatan berikutnya,” katanya.
AKP Midiyono juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi dan organisasi yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan berjalan sukses.
Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan, seperti penderita demam berdarah dengue (DBD), thalasemia, ibu melahirkan, hingga korban kecelakaan.
“Terima kasih kepada Kodim, Yonif 410/Alugoro, Kejaksaan, BPBD, Dishub, Setda, IPSI dan Bhayangkari yang telah ikut berpartisipasi. Sinergi Forkopimda Blora sangat luar biasa. Setetes darah sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa sesama,” ungkapnya.
BACA JUGA: Rutan Kelas IIB Blora Gelar Panen Raya Padi, Warga Binaan Manfaatkan Metode Tabur Benih Saat Tanam
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Blora berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk kegiatan donor darah secara rutin.
“HUT Bhayangkara ke-80 kami maknai dengan pengabdian kepada masyarakat. Mari budayakan donor darah karena selain menyehatkan diri sendiri, juga bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan,” pungkas AKP Midiyono. (*)
Editor: Farah Nazila





