Jateng

Hari Raya Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi, Muhammadiyah Jateng Imbau Umat Jaga Toleransi

×

Hari Raya Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi, Muhammadiyah Jateng Imbau Umat Jaga Toleransi

Sebarkan artikel ini
Hari Raya Nyepi
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Tengah, K.H. Tafsir, saat ditemui di Jalan Pemuda Kota Semarang, Selasa, 10 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Berikut panduan takbiran di Bali jika bersamaan dengan momen Hari Raya Nyepi:

Pertama, Umat Islam boleh melaksanakan Takbiran di Masjid atau Mushola terdekat dengan berjalan kaki, tanpa penggunaan pengeras suara, tanpa menyalakan petasan/mercon atau bunyi-bunyian lainnya, serta menggunakan penerangan secukupnya, mulai pukul 18.00 WITA sampai dengan pukul 21.00 WITA.

Kedua, pengamanan dan ketertiban pelaksanaan Takbiran menjadi tanggung jawab masing-masing pengurus Masjid atau Mushola, dengan tetap berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat.

Selain itu, Prajuru Desa Adat, Pengurus Masjid atau Mushola, Pecalang, Linmas, serta Aparat Desa/Kelurahan bertanggung jawab untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan Nyepi maupun kegiatan Takbiran di wilayahnya masing-masing, dengan berkoordinasi secara sinergis bersama aparat keamanan. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp