“Kami juga hendak menyampaikan apresiasi kepada seluruh _stakeholder_, khususnya kepada Kementerian Perhubungan selaku regulator, Kementerian Pariwisata, Pemerintah Daerah, maskapai penerbangan, Indonesia Airport Slot Management (IASM), Bea Cukai, Imigrasi, Kantor Karantina Pelabuhan, serta stakeholder di bidang transportasi udara dan pariwisata lainnya atas sinergi yang selama ini terjalin dengan baik, sehingga di paruh pertama tahun ini banyak maskapai penerbangan yang mulai meningkatkan frekuensi penerbangan dari dan ke bandara-bandara yang kami kelola,” tutup Faik Fahmi. (Ak/El)
Hingga Juli 2022, Angkasa Pura I Telah Layani 105 Reaktivasi dan Pembukaan Rute Penerbangan Baru





