Gaya Hidup

Hormati Gus Dur si Bapak Tionghoa, Hari Bakcang di Rasa Dharma Semarang Tanpa Daging Babi

×

Hormati Gus Dur si Bapak Tionghoa, Hari Bakcang di Rasa Dharma Semarang Tanpa Daging Babi

Sebarkan artikel ini
bakcang tanpa daging babi
Sajian bakcang tanpa daging babi di Rasa Dharma untuk menghormati Gus Dur si Bapak Tionghoa. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

“Terus saya bilang, Gus Dur kan pejuang anti diskriminasi, tapi kok malah didiskrimanisasi. Menurut saya yang penting sesuai, ada air, udara, darat. Kita putuskan kambing,” katanya.

BACA JUGA: Komunitas Tionghoa Semarang Refleksi Tragedi 98 Sambil Rujakan Pare, Simbol Pahitnya Masa Lalu

Tak hanya saat Hari Raya Bakcang, sesajian untuk sembahyang di Rasa Dharma rutin tidak lagi menggunakan daging babi. Tepatnya sejak sinci keberadaan Gus Dur pada 2014 lalu.

Hal tersebut juga berlaku pada saat Hari Raya Imlek.

“Ini adalah bagaimana penghormatan kepada Gus Dur yang berjasa untuk Tionghoa di Indonesia. Mungkin ini satu-satunya di Indonesia,” tandas Harjanto. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp