SEMARANG, beritajateng.tv – Viral di berbagai sosial media terkait peristiwa kebakaran yang terjadi di Los Angeles Amerika Serikat.
Musibah ini berlangsung dengan begitu hebat, membuat sejumlah rumah kini rata menjadi tanah. Tak hanya itu, para penduduk juga harus mengungsi namun ada beberapa pula yang meninggal dunia akibat peristiwa ini.
Berikut informasi terkini seputar kebakaran yang terjadi di Los Angeles Amerika Serikat.
Los Angeles Amerika Serikat
Tim medis Los Angeles melaporkan bahwa hingga Minggu (12/1) pukul 17.00 waktu setempat, sebanyak 24 orang meninggal akibat kebakaran besar yang melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang terkumpul dalam situs resmi, beberapa korban meninggal dunia saat mendapat perawatan, sementara lainnya tewas pada kawasan Palisades, Altadena, dan Malibu.
BACA JUGA: Kumpulan Fakta Mengerikan Terkait Kebakaran Hebat yang Terjadi di Los Angeles, Api Tak Kunjung Padam
Kebakaran ini juga menyebabkan dampak signifikan pada wilayah yang luas. Menurut data Cal Fire, hingga Senin pukul 02.30 waktu setempat, area yang terbakar mencapai 15.632 hektare.
Jumlah tersebut merupakan gabungan dari kebakaran di Palisades, Eaton, dan Hurst.
Luas area yang terdampak setara dengan 60 mil persegi. Lebih besar dibandingkan luas ibu kota Paris, Prancis, yang mencakup 40 mil persegi atau sekitar 10.540 hektare.
Di tengah kebakaran lahan yang melanda Amerika Serikat. fenomena pusaran api menyerupai tornado, yang dikenal sebagai “firenado,” muncul di kawasan tersebut.
Fenomena firenado ini pertama kali terlihat pada Jumat (10/1) sekitar pukul 22.45 waktu setempat di Pacific Palisades, salah satu area yang paling parah terdampak kebakaran.
BACA JUGA: Terparah Sepanjang Masa! Begini Kronologi Kebakaran Hebat yang Terjadi di Los Angeles
Pusaran api semacam ini terbentuk ketika angin bertemu dan menyatu selama kebakaran berlangsung.
Dalam kondisi ekstrem, firenado dapat tumbuh menjadi raksasa yang mematikan dengan lebar mencapai sekitar 152 meter.





