SEMARANG, beritajateng.tv – Minggu depan, orang-orang amat menantikan momen mudik dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri. Dalam menghadapi perjalanan mudik yang mungkin panjang dan melelahkan, penting bagi para pemudik untuk merencanakan dan membawa bekal yang cukup untuk menjaga kesehatan mereka selama perjalanan. Simak artikel ini untuk mendapatkan tips mudik.
Dokter-dokter pun memberikan beberapa tips mudik berguna untuk membantu pemudik mempersiapkan bekal yang aman dan sehat selama perjalanan mudik. Salah satunya adalah Edukator Kesehatan PB IDI, dr Tan Shot Yen, M.Hum.
dr. Tan mengatakan bahwa seringkali orang setelah mudik malah jatuh sakit. Hal tersebut karena kurangnya menjaga kebersihan makanan selama perjalanan. “Anda harus perhatikan kalau kebersihan jadi hal yang terutama, kerapkali orang mudik pulang-pulang malah bawa oleh-oleh penyakit,” kata dr. Tan belum lama ini.
Tips Mudik, Jaga Kesehatan Makanan
Dalam menjaga kebersihan makanan selama perjalanan mudik, dr. Tan menyarankan untuk membawa bekal. Menurutnya, tingkat higienitas makanan bekal lebih terjaga daripada makanan luar. Tips mudik ini penting agar kesehatan tetap terjaga.
Akan tetapi, makanan bekal untuk perjalanan mudik tentu tidak boleh gampang basi karena bekal tersebut untuk persiapan selama perjalanan. Oleh karena itu, ia menyarankan untuk membawa makanan yang tidak bersantan dan tidak gampang terkontaminasi. Tips mudik ini akan membantu untuk menjaga kesehatan dan tingkat higienisitas makanan meningkat.
“Usahakan bekal Anda itu tidak mengandung santan, karena santan itu menjadi lekas basi. Bawa lauk yang tidak mempunyai risiko terkontaminasi, misalnya masakan telur pindang dan ubi kukus,” jelas dr. Tan.
Bagi yang akan mudik dan membawa anak berusia kurang dari dua tahun, dr. Tan mengingatkan untuk para orang tua agar memberikan perhatian lebih kepada MPASI anak. Menurut dr. Tan, MPASI rentan terkontaminasi bakteri terutama ketika sudah lebih dari dua jam berada di suhu ruangan.
“Jangan pernah nekat bawa bubur bayi dimasukkan ke dalam cooler bag, sebab 5°C-60°C ini adalah suhu di mana kuman hobi banget berkembang biak. Jadi kalau Anda ingin membawa makanan, terutama MPASI, suhunya harus bisa Anda pertahankan di bawah 5°C atau di atas 60°C,” ujarnya.
Sementara itu, tips mudik lainnya, jika ingin istirahat dan makan di tempat umum seperti rest area, dr. Tan menghimbau untuk mencari warung makan yang menjaga kebersihan tempat dan peralatan makan. Pastikan untuk memilih warung makan yang mempunyai dapur layak dan memadai sehingga kebersihan makanan yang mereka sajikan terjamin.
“Tolong perhatikan apakah mereka itu mencuci perabotan makannya dengan benar, jangan sampai cuma piring dan sendok bekas yang Anda pakai cuma pakai sabun dengan ala kadarnya. Kerap kali diare itu bisa berakibat dari makanannya atau dari perkakas makanannya,” tutup dr. Tan.
Editor: Andi Naga Wulan.





