Menurutnya, pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan rekayasa lalu lintas biasanya mulai berlaku dari beberapa titik yang terhubung dengan jalur Pantura hingga jalur selatan.
“Biasanya dari lima tahun ke belakang itu saat puncak arus mudik berlaku one way. Dari exit Pejagan biasanya masih damai. Masuk ke Dermoleng itu biasanya [macet] lanjutnya ke Klonengan ini. Klonengan nanti Bumiayu terus Ajibarang. Itu titik-titik simpul yang biasanya pemberlakuan rekayasa lalu lintas, bisa juga parsial tergantung situasinya,” jelas Sidik.
Ia menjelaskan, penerapan rekayasa lalu lintas nantinya menyesuaikan kondisi di lapangan dan hasil koordinasi dengan kepolisian sebagai pihak yang berwenang mengatur arus kendaraan.
Selain pengaturan lalu lintas, kesiapan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian utama menjelang musim mudik. BBPJN memastikan tidak ada lagi pekerjaan konstruksi besar di jalur nasional agar tidak mengganggu perjalanan pemudik.
BACA JUGA: Jelang Mudik Lebaran 2026, BBPJN Pastikan Ruas Jalan Palur-Sragen Bebas Banjir
Namun demikian, perbaikan jalan berskala kecil seperti penambalan lubang dan perawatan rutin tetap berlangsung secara berkala.
“Lubang jalan itu sifatnya berkembang, bisa muncul sewaktu-waktu. Jadi walaupun sudah diperbaiki tetap kami pantau. Penanganannya bisa dengan TCM atau patching, tergantung kondisi di lapangan,” jelas Sidik.
BBPJN juga menyiapkan material Tambal Cepat Mantap (TCM) untuk mengantisipasi kerusakan jalan yang muncul secara tiba-tiba di jalur mudik. Sekitar 400 sak material TCM yang berada di wilayah PPK 1.4 untuk penanganan cepat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Provinsi Jawa Tengah, Agus Yunanto, menambahkan cuaca ekstrem berupa hujan yang masih terjadi setiap hari menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kondisi jalan tetap prima.
“Dengan adanya cuaca ekstrem ini lubang bisa cepat muncul. Tapi kami siap siaga dengan menyiapkan bahan TCM, peralatan dan personel untuk menangani jika muncul lubang baru setelah H-10 Lebaran, karena saat ini di wilayah 1.4 masih hujan hampir setiap hari,” ungkapnya.





